• 6 October 2022

Bertani Di Balkon Awal Dari Terbentuknya Hijos Farm

Tidak memiliki lahan besar tidak menjadikan halangan untuk bertani, dengan memanfaat balkon rumah, maupun halaman rumah yang tidak besar Sahabat Tani bisa bertani apapun yang Sahabat Tani inginkan dan juga dengan sistem yang membantu meringankan dalam bertani.

Seperti Harti Kurniawan, memiliki kecintaannya terhadap tanaman sedari kecil dan memulai menanam hanya dari balkon berukuran 3 x 1,5m yang dilakukan secara konvensional dengan menanam tanaman bunga, serta tanaman hias lainnya dengan mempelajari terus-menerus dunia pertanian hingga kini ia memiliki sebuah greenhouse “HIJOS Farm” berukuran kurang lebih 3.000m2 yang berlokasi di Jl. Ang Toh No.84, RT 001/006, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810

“Awal mulanya berdiri di tahun 2017, bermula dari kecintaan saya terhadap tanaman ya, memang hobi juga dari kecil bercocok tanam, tanam buah, sampai menikah dan punya anak saya terus bertanam di balkon, karena kan saya tinggal di apartemen. Jadi saya tanamin pohon bercamam-macam hasilnya dibagikan ke tetangga, sampai teman-teman, keluarga, saudara untuk membuat yang lebih besar jadi saya memutuskan untuk membuka greenhouse di daerah Tangerang yang memang dekat dengan makam orang tua jadi biar sekalian bisa bolak-balik nengokin.” Ujar Harti saat diwawancarai melalui telepon.

Baca juga : Raup Cuan Dengan Bertani Hidroponik

Berprofesi sebagai ibu rumah tangga, membuat harti terus menekuni dunia pertanian, dengan menggunakan berbagai macam jenis sistem penanaman seperti hidroponik, rakit apung, maupun secara konvensional. Jenis tanaman yang ditanampun beragam. 

“untuk hidroponik kita banyak tanam lettuce, berbagai jenis selada, kangkung, bayem, kita juga ada tanaman herb, yang memang awalnya kita nanam sayur-sayuran tapi belakangan ini kita ada tanam herb seperti mint, basil, oregano, dan juga ada tabulampot. Saya juga memilih sistem hidroponik dan rakit apung ini karena memang di Tangerang panasnya bisa 30 derajat, kalau rakit apung ini kan memang ada genangan air lebih tinggi jadi memungkinkan akar lebih bisa tumbuh lebih baik dari pada genangan yang tipis ya.” Ujar Harti

Meskipun terlihat mudah, pada kenyataannya banyak masalah yang dialami dalam bertani, seperti hama, maupun masalah SDM yang ada. Namun, Harti tidak terlalu memikirkan permasalahan itu karena memang ia melakukan semuanya dengan senang hati, dengan kasih sayang maka dari itu semua akan kalah oleh rasa kecintaannya dan kesenangannya terhadap tanaman, itu juga yang memotivasi Harti untuk terus menanam.

Baca juga : Resign dari Bank Sukses Bertani Hidroponik

“memang kalau sudah memiliki passion dan senang sama tanaman pasti ga akan nyerah, mau menanam dan menanam lagi, dan karena saya juga seneng lihat yang hijau-hijau ya dari pada yang gersang, jadi itu lah yang bikin saya semangat terus sampai sekarang.” Tutup Harti

 

 

Related News