• 21 April 2024

Cara Mengolah Susu Sapi Murni Untuk Sahur

"Mengolah susu sapi murni memiliki kandungan yang sangat bagus bagi tubuh, terlebih bagi yang menjalankan ibadah puasa. Dengan kata lain, susu sapi murni sangat bagus dikonsumsi dalam menjalankan ibadah sahur di bulan Ramadan 1445H, hal ini dikarenakan waktu terbaik minum susu pada pagi hari."

Jagadtani - Dengan kandungan nutrisi yang tinggi, dari satu gelas (250 ml) susu sapi murni terdapat 150 kalori, 8 gram protein, 9 gram lemak, 300 mg kalsium, 300 IU vitamin A, dan 98 IU vitamin D. Namun yang harus diperhatikan adalah pengolahan dari susu sapi murni sebelum dikonsumsi.

Maksudnya, tingginya nutrisi pada susu sapi murni dapat diperoleh dari jenis susu sapi murni yang masih segar atau belum banyak olahan. Biasanya kandungan nutrisi yang tinggi dari susu sapi murni melalui metode sterilisasi susu dengan cara memanaskan susu dengan suhu yang rendah. Dilansir dari Halodoc, metode sterilisasi susu telah ditemukan pada tahun 1865 oleh Pasteur - warga negara Prancis bernama Pasteur.

Lisawati Anggraeni pemilik Naura Fresh Milk "Lisawati Anggraeni pemilik Naura Fresh Milk "
 
Pada dasarnya, metode melakukan sterilisasi susu dengan pemanaskan susu sapi pada suhu 72-85 derajat Celcius dengan durasi waktu antara 10-15 detik. Melalui pengolahan pasteurisasi susu dapat membunuh kuman atau bakteri yang biasa terdapat pada susu murni tanpa diolah. Bakteri yang biasanya terdapat pada susu sapi murni, yakni bakteri salmonella, Escherichia coli, dan listeria. Bakteri tersebut sangat berbahaya karena dapat memberikan resiko tinggi, terutama pada sistem kekebalan tubuh pada anak-anak yang belum optimal.
 

Susu sapi murni yang telah diolah hanya bertahan selama tiga jam (suhu ruangan), untuk yang menyimpan di kulkas dapat bertahan tiga hari. Sedangkan susu sapi yang disimpan di freezer dapat bertahan hingga dua minggu. 

Menurut Lisawati Anggraeni - pemilik usaha Naura Fresh Milk, mengolah susu sapi dengan metode pasteurisasi susu dapat membuat susu lebih awet dan kandungan nutrisi yang tetap terjaga. "Tanpa adanya campuran pengawet maupun bahan kimia lainnya membuat susu sapi murni lebih bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sedangkan untuk mengolah susu sapi murni sangat mudah, hal terpenting harus tetap diaduk agar tidak pecah." ungkap Lisawati.

Baca juga: Sinergi GWN Indonesia dengan peternak sapi perah

Dengan kandungan nutrisi pada susu sapi murni yang cukup tinggi, tentunya sangat baik untuk dikonsumsi pada waktu sahur. Melalui sistem pengolahan pasteurisasi maka baik untuk kesehatan tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh dan juga sistem pencernaan. 

Bagaimana Sahabat Tani, tertarik untuk menambah menu susu sapi murni untuk Sahur Ramadan tahun ini?

 

 

Related News