Percepatan Penyaluran Bantuan Dilakukan Menggunakan Sepeda Motor
Jagad Tani - Pasukan SPM dari Korem 011/Lilawangsa bersama komunitas bermotor yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem), bertugas mendistribusikan 10 ton beras ke wilayah Kabupaten Bener Meriah (Gayo Lues) dan Kabupaten Aceh Tengah (Takengon) melalui jalur darat.
Adapun komandan pelaksana kegiatan, yakni Letnan Kolonel Patri Andi Ariyanto, menyampaikan bahwa pendistribusian dilakukan dengan melibatkan sekitar 100 personel, menggunakan metode khusus menyesuaikan kondisi medan di wilayah sasaran.
Baca juga: Pupuk Subsidi Perikanan Disalurkan Awal Tahun 2026
“Distribusi beras dilakukan menggunakan sepeda motor, dengan setiap personel membawa sekitar 25 kilogram beras. Target penyaluran sebanyak 10 ton diselesaikan dalam waktu dua hari sebagai bentuk percepatan distribusi kepada masyarakat,” jelas Patri.
Percepatan distribusi juga dilakukan melalui jalur udara. Pada hari yang sama, minggu (22/12) satu unit pesawat Hercules diberangkatkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menuju Bandara Rembele, mengangkut tambahan 8 ton beras bantuan untuk wilayah terdampak.
“Distribusi bantuan kami pastikan berjalan terukur dan diawasi dengan ketat. Aceh menjadi prioritas karena kondisi darurat yang dihadapi masyarakat, dan bantuan disalurkan bertahap agar pasokan tetap terjaga dan merata,” terang Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Irham Waroihan.
Irham menambahkan jika penggunaan jalur laut, darat, dan udara merupakan strategi percepatan distribusi logistik di wilayah dengan tantangan geografis guna menyalurkan berbagai bentuk bantuan logistik sebagai bagian dari upaya penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
“Kami berkolaborasi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan tidak hanya cepat sampai, tetapi juga benar-benar diterima masyarakat,” tukasnya.

