• 20 January 2026

Melihat Peluang Menjadi Ceruk Pasar yang Menjanjikan

uploads/news/2025/12/melihat-peluang-menjadi-ceruk-28723a8260c2f27.jpg

Jagad Tani - Berawal dari hobi memelihara ikan, Candra Kirana tak pernah membayangkan bahwa ketertarikannya pada dunia perikanan akan mengubah arah hidupnya. Pria asal Depok, Jawa Barat ini kini dikenal sebagai pemilik Berkah Fish, menyediakan bibit ikan air tawar yang menyuplai berbagai kios dan pelaku pembesaran ikan.

Sebelum terjun ke dunia usaha, Candra merupakan seorang karyawan di pabrik elektronik, sebagai teknisi mesin, dan tentunya pekerjaan tersebut menuntut ketelitian dan kedisiplinan tinggi. Namun di luar jam kerja, Candra memiliki kegemaran lain yakni membesarkan ikan konsumsi.

Baca juga: Jual Bibit Ikan Literan, Seperti Beras

“Hobi awalnya dari pembesaran ikan dan waktu itu saya kesulitan cari bibit ikan di Depok, nah dari situ saya ada ide awal untuk mengadakan bibit-bibit macam-macam ikan air tawar,” kenangnya.

Keterbatasan pasokan bibit justru membuka mata Candra akan adanya peluang usaha yang belum banyak digarap secara serius. Dari situlah ide Berkah Fish lahir. Candra mulai fokus menyediakan berbagai jenis bibit ikan air tawar, khususnya ikan konsumsi yang paling banyak dibutuhkan pasar. Mulai dari nila merah, nila hitam, gurame, ikan mas, bawal, lele, hingga patin.

Berbeda dengan penjual bibit pada umumnya yang melayani pembelian eceran, Candra memilih segmen pasar yang lebih spesifik. Berkah Fish menargetkan penjualan partai besar, dihitung per kilogram atau liter, bukan per ekor.

“Market saya ke empang-empang pembesaran kolam tanah, dan kolam bioflok untuk nila. Itu partai jualnya, nggak ecer jadi jual kiloan sama liter jualnya,” jelasnya.

Selain dijual ke peternak pembesaran, Berkah Fish juga menyasar kios-kios dan toko akuarium sebagai mitra utama. Candra memosisikan usahanya sebagai supplier, sementara penjualan eceran per ekor diserahkan sepenuhnya kepada para pengecer.

Baca juga: Tikus Putih Ciledug, Berawal dari Ketidaksengajaan

Dengan strategi itu, rantai distribusi menjadi lebih efisien. Peternak mendapatkan bibit berkualitas dalam jumlah besar, sementara kios-kios terbantu oleh pasokan yang stabil dan terjangkau.

Pengalaman Candra sebagai teknisi mesin turut membentuk cara kerjanya dalam berbisnis, terutama soal ketelitian, perhitungan, dan konsistensi menjadi prinsip yang dalam menjaga kualitas bibit. Baginya, bibit yang sehat adalah kunci keberhasilan pembesaran ikan. Dari lantai pabrik elektronik hingga kolam-kolam pembesaran ikan, perjalanan Candra Kirana membuktikan bahwa peluang besar kerap lahir dari sebuah permasalahan dan menjadikannya sebagai solusi.

“Awalnya cuma karena susah cari bibit. Dari situ saya berpikir, kenapa nggak sekalian disediakan sendiri bibit-bibitnya,” tukasnya.

 

Related News