Progres Pembangunan 2 Kampung Nelayan di Purworejo
Jagad Tani - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, dan Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah terus menunjukkan progres 70 - 80% dan diprediksi akan selesai pembangunannya pada awal tahun 2026 nanti.
“Kita ingin teman-teman nelayan ini punya hasil produksi yang maksimal sehingga ikan-ikan yang dihasilkan punya daya saing, dengan begitu penghasilan mereka juga meningkat,” ungkap Wahyu Sakti Trenggono selaku Menteri Kelautan dan Perikanan melalui keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (24/12).
Baca juga: Garam Sumenep, Identitas dan Penggerak Ekonomi
Pembangunan dua KNMP di Kabupaten Purworejo yakni berupa fasilitas perikanan mulai dari kantor pengelola, kios perbekalan melaut, bengkel kapal, gudang beku, bale pelatihan, shelter coldbox, shelter perbaikan jaring, rumah genset, kios kuliner, hingga menyiapkan 10 unit kapal beserta mesinnya di masing-masing titik untuk membantu para nelayan.
“Insya Allah nanti desa ini bisa maju, ibaratnya di sini jadi bisa jalan semua, ada pabrik es, komplitlah. Ini bisa mencukup nelayan, kami pulang ada es ikan enggak busuk, ada pasarnya juga. Desa ini harapan kami bisa lebih maju, dan lebih ramai, apalagi jalan sekarang sudah bagus dibangun KNMP,” ucap Jumari, salah seorang nelayan dari Kertojayan.
Adapun untuk di KNMP Jatimalang, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun pabrik slurry ice untuk menghasilkan butiran es halus agar bisa dibawa oleh nelayan saat melaut. Es jenis ini dibuat menggunakan air laut, dan dinilai lebih tahan lama sehingga mutu ikan benar-bener terjaga selama nelayan berada di laut dari pagi hingga siang hari.
Selain itu, KNMP Jatimalang sudah terintegrasi dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Sembari pembangunan berjalan, KKP juga menyiapkan fasiltas pelengkap yang dibutuhkan seperti mobil thermo king, peralatan bengkel, hingga alat-alat kantor seperti laptop dan printer yang akan digunakan oleh koperasi dalam mengelola fasilitas KNMP nantinya.
“Ke depannya kalau hasil tangkapan melimpah sudah aman karena ada cold storage. Kemarin-kemarin kami harus mencari es sampai keluar supaya ikan tetap bagus, tapi sekarang di sini sudah ada pabrik sendiri, cold storage sendiri jadi cepat penanganannya,” beber Warsito nelayan di Desa Jatimalang.

