• 21 January 2026

Ayam KUB 1, Produktif Sejak Usia Muda

uploads/news/2025/12/ayam-kub-1-produktif-8831991d789d60c.jpeg

Jagad Tani - Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) generasi pertama atau ayam KUB 1 masih menjadi pilihan utama peternak rakyat, khususnya untuk usaha ayam petelur skala kecil dan menengah. Keunggulan tersebut terlihat dari tingginya produktivitas telur serta masa bertelur yang relatif cepat.

Hal itu disampaikan oleh Slamet, pemilik dari Toko Slamet Puyuh di Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Bahkan pada saat disambangi oleh tim Jagad Tani, tokonya tengah memiliki berbagai jenis ayam KUB yang didatangkan langsung dari Indramayu, Jawa Barat, termasuk KUB 1 dan KUB 2 Janaka.

Baca juga: Ngejot, Tradisi Berbagi Makanan Jelang Perayaan Natal

“Hari ini di toko saya lagi banyak ayam KUB. Ada KUB keluaran pertama yakni ayam KUB 1, sama KUB 2 Janaka. Kalau KUB 1 itu keunggulannya aktif di petelur,” ujar Slamet.

Menurutnya, ayam KUB 1 memang dirancang untuk fokus pada produksi telur. Jika dibandingkan dengan varian lain, ayam ini dikenal lebih cepat memasuki masa bertelur dan stabil dalam produktivitasnya. Secara fisik, ayam KUB 1 memiliki ciri warna bulu dominan gelap atau hitam-hitam.

“Kalau KUB 1 atau KUB petelur, unggulnya di aktifnya bertelur. Warnanya cenderung hitam-hitam,” jelasnya.

Dari sisi usia produktif, ayam KUB 1 dinilai cukup efisien. Slamet menyebutkan, ayam KUB 1 usia tiga bulan yang dijual di tokonya dibanderol dengan harga mulai dari Rp 25.000 per ekor. Ayam tersebut diperkirakan akan mulai bertelur dalam waktu sekitar dua bulan ke depan.

“Paling lama dua bulan lagi sudah mulai bertelur. Berarti umur lima bulan sudah aktif bertelur,” katanya.

Dengan masa bertelur yang relatif cepat dan harga bibit yang terjangkau, ayam KUB 1 tentu bisa menjadi pilihan bagi peternak pemula maupun pelaku usaha unggas yang ingin mengembangkan produksi telur ayam kampung. Keunggulan tersebut tentu bisa menjadikan ayam KUB 1 sebagai salah satu pilihan unggulan untuk ayam kampung yang produktif.

 
 

Related News