• 21 January 2026

Pantauan Harga di Pasar Induk Beras Cipinang

uploads/news/2025/12/pantauan-harga-di-pasar-56311b498d2b7ca.jpg

Jagad Tani - Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) menjelang perayaan Tahun Baru 2026 (Nataru) aktivitas perdagangannya terpantau berjalan kondusif.

Para pedagang memastikan pasokan beras dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan. 

“Alhamdulillah stok beras aman, barang datang rutin setiap hari. Harga juga kami sesuaikan HET. Pembeli tenang, kami pedagang juga nyaman karena pasokan tidak pernah kosong,” ujar Ida salah seorang pedagang di PIBC, sekaligu pemilik dari PD Ida Jaya.

Baca juga: Tahun 2025, Ekspor Perikanan Maluku Melonjak Tajam

Sebagai pusat distribusi beras terbesar di Indonesia, PIBC tetap menjadi barometer utama pergerakan pasokan dan harga beras nasional.

Harga beras medium rata-rata sebesar Rp 12.300 per kilogram (kg) di bawah HET Zona 1 yang Rp 13.500 per kg. Sedangkan beras premium Rp 13.700 per kg di bawah HET Zona 1 sebesar Rp 14.900 per kg. 

Ahmad Rizal Ramdhani  selaku Direktur Utama Perum Bulog mengingatkan pentingnya menjaga komitmen harga di tingkat grosir agar rantai distribusi tetap sehat.

Menurutnya, harga yang stabil di hulu akan memberi ruang usaha yang wajar bagi pengecer sekaligus melindungi daya beli konsumen.

“Yang sudah bagus, dipertahankan, langganan semakin banyak, makin berkah. Yang mepet HET, diturunkan lagi harganya, biar yang jual itu masih bisa dapat spare harga 500 perak, kan dia masih belum ongkos jalan, ongkos bongkar, dan lain-lain,” tukas Ahmad Rizal.

 

Related News