• 21 January 2026

10 Kecamatan Penghasil Garam di Kabupaten Sumenep

uploads/news/2025/12/10-kecamatan-penghasil-garam-86459a3be63ab79.png

Jagad Tani - Kabupaten Sumenep, yang berada di ujung timur Pulau Madura, dikenal sebagai salah satu lumbung garam tradisional di Indonesia.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, lahan tambak garam rakyat di wilayah ini tersebar luas di berbagai kecamatan. Produksi garam yang dihasilkan dari puluhan desa memberi kontribusi penting pada suplai garam nasional. 

Pada tahun 2024 luas areal tambak garam tercatat mencapai 1.701,43 hektare. Tersebar di 10 kecamatan yang dikenal sebagai penghasil garam rakyat di Kabupaten Sumenep dengan realisasi produksi mencapai 146.828,68 ton.

Hal ini menunjukkan bahwa produksi garam rakyat merupakan kegiatan ekonomi yang masih aktif dan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. 

Baca juga: Garam Sumenep, Identitas dan Penggerak Ekonomi

Berikut 10 Kecamatan di Kabupaten Sumenep penghasil garam rakyat yang terus berproduksi hingga sekarang:

1. Kecamatan Gapura

Gapura menjadi salah satu wilayah penghasil garam penting di Sumenep dengan luas lahan tambak yang signifikan. Kontribusi produksinya sangat tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata wilayah lainnya.

2. Kecamatan Kalianget

Kecamatan ini menempati posisi strategis sebagai salah satu pusat produksi garam terbesar di kabupaten Sumenep, Kalianget memiliki jumlah petani garam, luas lahan, dan produksi garam yang dominan. 

3. Kecamatan Saronggi

Saronggi juga termasuk wilayah penghasil garam yang produktif, didukung oleh banyaknya petambak dan area lahan yang memadai.

4. Kecamatan Pragaan

Di Pragaan, industri garam rakyat menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat, meskipun luas lahan sedikit lebih kecil dibanding beberapa kecamatan lain. 

5. Kecamatan Giligenting

Kecamatan ini menjadi salah satu titik produksi garam di kepulauan Sumenep yang memiliki lahan tambak serta pola produksi yang khas. 

6. Kecamatan Talango

Talango, sebuah wilayah kepulauan di Sumenep, juga termasuk dalam daftar kecamatan penghasil garam, meskipun luas lahan relatif lebih kecil dibanding wilayah daratan. 

7. Kecamatan Raas

Pulau yang berada di gugusan kepulauan Sumenep ini turut menyumbang produksi garam rakyat meskipun secara jumlah relatif lebih moderat.

8. Kecamatan Arjasa

Arjasa termasuk dalam wilayah yang memiliki aktivitas produksi garam rakyat, dengan peran yang berkontribusi pada total produksi wilayah kabupaten. 

9. Kecamatan Kangayan

Kangayan tercatat sebagai salah satu kecamatan yang memiliki lahan garam, meskipun skala produksinya lebih kecil dibanding pusat produksi utama seperti Kalianget atau Gapura. 

10. Kecamatan Sapeken

Sapeken, bagian dari kepulauan di Sumenep, juga memiliki lahan dan produksi garam tradisional yang turut menambah ragam wilayah penghasil garam di kabupaten ini.

Aktivitas ini tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian masyarakat pesisir tetapi juga bagian penting dari sejarah garam di Indonesia, dengan potensi yang masih terus dikembangkan dan dioptimalkan di masa mendatang.

Related News