• 21 January 2026

Warga Binaan Rutan Kraksaan Kelola Lahan Pertanian

uploads/news/2025/12/warga-binaan-rutan-kraksaan-16048bd7a86f4a7.jpeg

Jagad Tani - Beragam komoditas sayuran berhasil dibudidayakan di lahan pertanian milik Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, guna mendukung Program Ketahanan Pangan melalui kegiatan pertanian yang dikelola langsung oleh warga binaan, Senin (29/12).

Program budidaya pertanian ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian warga binaan. Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi sawi, kacang panjang, cabai, tomat, kangkung serta sejumlah tanaman produktif lainnya.

Baca juga: Libur Nataru, Layanan Pelabuhan Perikanan Tetap Beroperasi

“Melalui kegiatan pertanian ini, kami ingin memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan agar mereka siap mandiri saat kembali ke masyarakat, sekaligus ikut berkontribusi dalam program ketahanan pangan nasional,” ujar Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho.

Sementara itu, Kepala Sub-Seksi (Kasubsie) Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan, yakni M. Yasin menjelaskan bahwa seluruh proses pertanian dikerjakan langsung oleh warga binaan, mulai dari tahap awal hingga panen.

“Mulai dari pembibitan, perawatan sampai panen dilakukan oleh warga binaan. Harapannya, keterampilan bercocok tanam ini dapat menjadi bekal positif dan usaha produktif untuk meningkatkan ekonomi keluarga setelah mereka bebas,” ungkapnya.

Tentu program pertanian ini menjadi salah satu bentuk pembinaan berbasis produktivitas yang dilakukan di dalam lingkungan Rutan Kraksaan. Selain menghasilkan komoditas pangan yang bermanfaat, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat perubahan serta kesiapan warga binaan untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat.

“Ke depan, Rutan Kraksaan berharap program ketahanan pangan ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas, tidak hanya bagi lingkungan pemasyarakatan, tetapi juga bagi masyarakat dan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” tukasnya.

Related News