• 20 January 2026

Beda Bebek Super Jumbo dengan Peking KW

uploads/news/2026/01/beda-bebek-super-jumbo-90676957f8758d0.jpg

Jagad Tani - Bagi peternak bebek pedaging, memilih bibit unggul merupakan kunci utama untuk keberhasilan usaha. Di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Kios Wandi Jaya turut menyediakan bebek Peking Super Jumbo, jenis bebek yang disebut memiliki keunggulan dibanding bebek Peking lokal atau yang biasa disebut Peking KW.

Menurut Wandi, penjaga Kios Wandi Jaya, bahkan perbedaan antara bebek Peking Super Jumbo dan Peking KW sudah terlihat mulai dari harga anakan hingga hasil panennya.

Baca juga: Pendapat Ahli Soal Aman Tidaknya Makanan Bakar

“Untuk bebek Peking Super Jumbo, harga anakannya Rp 8.000 per ekor. Sedangkan bebek Peking lokal atau KW lebih murah, Rp 7.000 per ekor,” ujar Wandi saat ditemui tim Jagad Tani di kiosnya.

Meski selisih harga terlihat tipis, Wandi menjelaskan bahwa performa pertumbuhan kedua jenis bebek ini sangat berbeda. Bebek Peking Super Jumbo memiliki keunggulan utama pada kecepatan tumbuh dan bobot panen.

“Bebek Peking Super Jumbo itu bisa dipanen di usia 40 sampai 45 hari, dengan bobot mencapai 2,25 kilogram hingga 2,6 kilogram per ekor,” jelasnya.

Sementara itu, untuk bebek Peking lokal atau KW, bobot panen relatif lebih kecil. “Kalau yang biasa atau Peking KW, bobotnya hanya sekitar 1,6 sampai 1,8 kilogram per ekor,” tambah Wandi.

Dengan selisih bobot yang cukup jauh, bebek Peking Super Jumbo dinilai lebih menguntungkan bagi peternak yang menargetkan produksi daging maksimal dalam waktu singkat. Wandi juga menegaskan bahwa bebek Peking Super Jumbo hanya tersedia di Kios Wandi Jaya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para peternak yang datang ke Pasar Gembrong.

“Yang super jumbo ini memang khusus ada di sini,” tutupnya.

Perbedaan harga anakan yang tidak terlalu jauh, namun menghasilkan bobot panen yang lebih besar, membuat bebek Peking Super Jumbo semakin diminati peternak sebagai pilihan bibit unggulan untuk usaha ternak bebek pedaging.

 

Related News