• 21 January 2026

Naik 203%, Segini Stok Beras Awal Tahun

uploads/news/2026/01/naik-203-segini-stok-329887ea366372b.jpeg

Jagad Tani - Melalui Proyeksi Neraca Pangan Nasional Tahun 2026, stok awal tahun 2026 ada di 12,529 juta ton. Ini sudah termasuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Perum Bulog sebesar 3,248 juta ton. Selain itu, stok beras nasional tersebar di tingkat rumah tangga produsen dan konsumen, penggilingan, pedagang, dan horeka (hotel, restoran, katering).

Jumlah capaian stok beras di awal tahun 2026 ini meningkat pesat dalam 2 tahun terakhir. Tercatat ada peningkatan hingga 203,05% terhadap stok awal tahun 2024 yang kala itu berada di angka 4,134 juta ton. Sementara terhadap stok awal tahun 2025 telah meningkat 49,12% karena stok awal 2025 berada di 8,402 juta ton.

Baca juga: Panduan Praktis Memilih Telur Ayam Segar

"Tentu kita patut bersyukur dengan kondisi stok beras secara nasional untuk awal tahun 2026, sangat tinggi dan sangat aman. Ini berkat kerja keras para petani dan dukungan Kementerian Pertanian beserta stakeholder lainnya," kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa.

Keputusan tidak adanya impor beras umum dan bahan baku industri diambil pemerintah saat menetapkan Neraca Komoditas Tahun 2026. Bahkan pada tahun 2025 lalu, Indonesia juga tidak melakukan impor beras umum stok CBP, guna mendorong pelaku usaha nasional agar dapat lebih mengoptimalkan bahan baku lokal berupa beras pecah dan beras ketan pecah. 

Adapun dengan stok beras di awal tahun 2026 sebesar 12,529 juta ton jika dikalkulasikan dapat memenuhi hampir 5 bulan lamanya di 2026 dengan asumsi kebutuhan konsumsi beras bulanan di angka 2,591 juta ton. Sementara proyeksi produksi beras di 2026 di angka 34,7 juta ton, maka stok akhir tahun 2026 beras secara nasional nantinya dapat semakin kokoh di angka 16,194 juta ton. 

Related News