• 20 January 2026

Cerita Reza Stefanus Awal Pengembangan Koki Demekin

Jagad Tani - Ikan Mas Koki (Carassius auratus) jenis demekin yang kini dikenal luas di Indonesia, dulunya merupakan ikan impor yang identik berasal dari China. Hal tersebut diungkapkan oleh Reza Stefanus, pembudidaya ikan hias dari Reza Goldfish Farm, Depok, yang telah menekuni budidaya ikan mas koki sejak tahun 2006.

Menurut Reza, pada awal merintis usaha, demekin atau black moor hanya bisa dimiliki dengan cara impor dari China.

Baca juga: Sidat, Ikan Unik Hidup di Tiga Ekosistem

“Waktu awal ternak tahun 2006, demekin itu identik dari China. Kita cuma bisa milikin indukannya dengan impor,” ujarnya saat ditemui oleh tim Jagad Tani di lokasi pembudidayaan, pada Rabu pagi (07/01).

Indukan yang dibeli pada tahun 2006 baru siap dibudidayakan di tahun 2007. Namun hasil pemijahan awal belum sesuai harapan. Indukan berbadan bulat justru menghasilkan anakan dengan tubuh memanjang.

“Indukannya bulat, tapi anakannya panjang. Dari situ kita riset ulang terus,” jelasnya.

Proses riset dan seleksi dilakukan selama beberapa tahun. Hingga pada tahun 2010, Reza Goldfish Farm berhasil menghasilkan demekin dengan bentuk tubuh bulat sesuai standar yang diinginkan.

“Dari 2007 sampai 2010 kita fokus riset. Di Indonesia bisa dibilang, kita yang pertama mengkomersilkan demekin berbadan bulat,” kata Reza.

Budidaya demekin kemudian menjadi fokus usaha hingga 2011. Namun keterbatasan ketersediaan indukan membuat produksi terpaksa dihentikan.

“Waktu itu di China sendiri jenis moor kosong, di Bangkok juga belum tersedia. Karena nggak ada regenerasi indukan, akhirnya kita stop produksi,” ungkapnya.

Reza menjelaskan bahwa moor merupakan jenis ikan mas koki yang memiliki ciri utama mata besar. Istilah black moor digunakan untuk moor dengan warna hitam. Seiring perkembangan budidaya, variasi warna demekin kini semakin beragam.

“Sekarang variasinya banyak, ada merah putih, kaliko, tiger. Karena itu di Indonesia lebih dikenal dengan nama demekin, bukan black moor lagi,” jelas Reza.

Ditambahkan oleh Reza bahwa secara morfologi, demekin memiliki bentuk tubuh menyerupai ryukin, dengan punuk di punggung dan mata besar sebagai ciri khas. Demekin terbagi menjadi dua tipe utama, yakni Demekin Long Tail dengan sirip dan ekor panjang, serta Demekin Short Tail dengan sirip pendek. 

 

 

Related News