Tiga Merek Mesin Tempel Andalan Nelayan Mentawai
Jagad Tani - Aktivitas melaut masyarakat nelayan di Kepulauan Mentawai tidak terlepas dari penggunaan mesin tempel sebagai penggerak utama perahu. Kondisi geografis berupa laut terbuka, arus yang cukup kuat, serta jarak antarpulau yang jauh menuntut mesin yang tangguh, irit, dan mudah dirawat.
Menurut Fernando Samaloisa, yang merupakan warga di Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, setidaknya terdapat tiga merek mesin tempel yang paling sering digunakan oleh nelayan di Mentawai, yakni Honda, Suzuki, dan Yamaha.
Baca juga: Lima Komoditas Pertanian Pulau Siberut Mentawai
Honda: Irit dan Stabil di Perairan Terbuka
Mesin tempel merek Honda dikenal luas oleh nelayan Mentawai karena keunggulannya dalam efisiensi bahan bakar. Dalam kondisi harga BBM yang fluktuatif, faktor keiritan menjadi pertimbangan utama.
Selain itu, mesin Honda dinilai memiliki getaran yang lebih halus sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan untuk melaut dalam waktu lama. Beberapa nelayan menyebut mesin ini cocok untuk perjalanan antarpulau dengan beban hasil tangkapan yang cukup berat.
Suzuki: Tangguh dan Mudah Perawatan
Sementara itu, Suzuki menjadi pilihan nelayan yang mengutamakan ketahanan mesin. Mesin tempel Suzuki dikenal kuat menghadapi kondisi laut yang tidak menentu.
Keunggulan lainnya adalah kemudahan perawatan dan ketersediaan suku cadang yang relatif mudah ditemukan di wilayah Mentawai maupun di kota-kota terdekat seperti Padang. Hal ini membuat nelayan tidak perlu khawatir ketika mesin mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Yamaha: Tenaga Besar dan Terpercaya
Yamaha juga menjadi merek favorit di kalangan nelayan Mentawai. Mesin tempel Yamaha dikenal memiliki tenaga yang besar dan responsif, sehingga cocok digunakan untuk perahu bermuatan penuh atau saat menghadapi arus laut yang kuat.
Selain itu, reputasi Yamaha yang sudah lama hadir di dunia permesinan laut membuat nelayan merasa lebih percaya terhadap kualitas dan daya tahan produknya.
Secara umum, pemilihan mesin tempel oleh nelayan Mentawai disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, mulai dari jarak melaut, kapasitas perahu, hingga ketersediaan bengkel dan suku cadang. Keberadaan mesin tempel yang berkualitas tidak hanya bisa menunjang produktivitas nelayan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keselamatan saat melaut di perairan Kepulauan Mentawai.

