• 21 January 2026

Mengetahui Tugas Pegawai KKP di Pesawat ATR

uploads/news/2026/01/mengetahui-tugas-pegawai-kkp-9152691441aaf45.png

Jagad Tani - Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 pesawat dengan nomor registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak yang hilang kontak di kawasan Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/01) lalu, 3 orang penumpang di dalamnya merupakan pegawai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang sedang menjalankan tugas untuk melakukan misi pengawasan.

"Perlu kami sampaikan bahwa benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia," ungkap Sakti Wahyu Trenggono selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

Baca juga: Taman Nasional, Lokasi Temuan Pesawat ATR 42-500

Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan No. 4/PER-DJPSDKP/2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan operasi pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan melalui udara (air surveillance). Pada Bab II soal Daerah Operasi dan Objek Pengawasan, Bagian Kesatu, Daerah Operasi di Pasal 4, menjelaskan bahwa tugas pelaksanaan operasi pengawasan air surveillance dilakukan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik.

Selain itu, Pasal 5 tentang Objek Pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui Udara (air surveillannce) meliputi: a. Kapal perikanan Indonesia; b. Kapal perikanan asing; c. Alat bantu penangkapan ikan; d. Pencemaran perairan; e. Kawasan mangrove dan estuaria; dan f. Kawasan Konservasi.

Adapun pegawai KKP yang ditugaskan ialah Ferry Irawan, seorang pegawai yang berpangkat penata muda tingkat satu, adapun jabatannya sebagai analis kapal pengawas. Sementara itu, untuk Deden Mulyana jabatannya yakni selaku pengelola barang milik negara dan Yoga Naufal, jabatannya selaku operator foto udara.

Pesawat yang dioperasikan oleh PT Indonesia Air Transport (IAT) tersebut diketahui sedang menjalankan misi resmi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara (air surveillance) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

"Status pesawat, kru, dan penumpang sedang dilakukan pencarian atau search and rescue oleh Tim SAR Gabungan, jadi saya mohon, doa dari teman-teman semua untuk yang terbaik, segera bisa ditemukan dan kita bisa tahu persis apa yang terjadi," tukas Trenggono.

Related News