• 27 January 2026

Petani Durian Bogor Ungkap Penanganan Durian Pascapanen

uploads/news/2026/01/petani-durian-bogor-ungkap-615083048b0d80b.jpeg

Jagad Tani - Proses penanganan durian setelah panen menjadi salah satu faktor penting yang menentukan minat pembeli. Hal ini disampaikan oleh Amat Nahyudin, seorang petani durian di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Amat, durian yang baru dipanen tidak langsung dijual, melainkan terlebih dahulu dibersihkan dari berbagai kotoran yang menempel selama jatuh dari pohon.

Baca juga: Rempah dan Kopi Indonesia Sasar Pasar Aljazair

“Biasanya kalau habis dipanen, durian dibersihin dulu pakai sapu lidi. Kalau enggak dibersihin kelihatannya kurang bagus, pembeli juga jadi kurang minat,” ujar Amat saat ditemui Kamis sore (23/01).

Ia menjelaskan, proses pembersihan tersebut bertujuan untuk menghilangkan sisa daun, tanah, maupun kotoran lain yang menempel pada kulit durian. Meski terlihat sederhana, langkah ini penting agar durian tampak lebih layak jual.

“Buat ngilangin bekas-bekas kotoran yang nempel, seperti daun-daun. Setelah dikumpulin, baru dibersihin, habis itu baru diecer lagi,” jelasnya.

Amat menegaskan, perawatan durian pascapanen pada dasarnya hanya sebatas pembersihan fisik, tanpa perlakuan tambahan lainnya.

“Perawatannya sampai mau dijual ya cuma dibersihin dari kotoran-kotoran itu saja,” tambahnya.

Selain proses pascapanen, Amat juga membagikan tips sederhana untuk membedakan buah durian yang dijajakan itu sudah matang dengan yang belum. Menurutnya, ciri paling mudah bisa dilihat dari bagian tangkai atau tampuk durian.

“Kalau yang belum matang, biasanya masih ada tangkai yang tampak runcing (bekas potongan). Tapi kalau sudah matang, itu putus sendiri dari pohonnya,” jelas Amat.

Ia menambahkan, durian yang sudah matang umumnya memiliki tampuk yang buntung karena terlepas secara alami saat jatuh.

“Kalau tampuknya sudah buntung, itu tandanya durian sudah matang,” pungkasnya.

Dengan cara sederhana tersebut, Amat berharap masyarakat, khususnya pembeli durian, bisa lebih jeli lagi dalam membedakan durian matang alami dengan yang belum siap matang. 

Related News