• 27 January 2026

Hujan Berkepanjangan, Ikan Waduk Jatiluhur Mati Massal

uploads/news/2026/01/hujan-berkepanjangan-ikan-waduk-2239759fd579ae0.png

Jagad Tani - Kondisi cuaca yang tidak menentu dan hujan yang terus menerus mengguyur kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, mengakibatkan ikan di Kolam Jaring Apung (KJA) yang mayoritas sudah berusia 1-2 bulan tersebut mati massal.

Menurut Roni, salah seorang petani KJA di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, menilai bahwa kondisi ini terjadi akibat hujan yang turun setiap hari. 

Baca juga: Sejumlah Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Berjualan

Selain itu, tak adanya cahaya matahari membuat suhu air lebih dingin dan keruh.

"Faktor cuaca air dingin, air keruh, menjadi penyebab kematian ikan secara massal," ungkap Roni dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/01).

Ia menambahkan jika sebelumnya, empat tahun lalu ia juga mengalami kejadian yang sama, dengan kondisi cuaca nyaris serupa, yakni pada musim penghujan yang intensitas hujannya turun setiap hari.

Hingga saat ini, menurutnya, belum ada langkah yang efektif untuk mencegah kematian ikan di tengah musim penghujan yang berkepanjangan.

Bahkan upaya untuk memindahkan ikan ke kolam lain pun dinilai tidak efektif. Dari 32 kolam jaring apung yang dimiliki, Roni mengaku ikan miliknya hampir mati semua.

"Di kolam saya saja yang mati hampir satu ton. Umurnya masih satu sampai satu setengah bulan. Normalnya panen itu di dua setengah hingga tiga bulan. Jadi saat ini belum bisa dipanen," tukasnya.

 

Related News