Jawa Tengah Berpeluang Jadi Sentra Industri Jamu
Jagad Tani - Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki oleh Jawa Tengah menjadi modal besar bagi daerahnya, dalam pengembangan industri jamu. Terutama soal ketersediaan bahan baku yang melimpah dan ditambah lagi dengan adanya perusahaan jamu yang besar.
“Saya yakin dan percaya, karena luar biasa kekayaan yang ada di Jawa Tengah ini. Sumber dayanya luar biasa. Bahkan bahan-bahan bakunya cukup dipenuhi oleh petani-petani lokal di sini, yang memang dibina langsung oleh produsennya,” ujar Erna Sari Dewi, Anggota Komisi VII DPR RI
Baca juga: Stok Minyak Goreng Dijaga Jelang Ramadhan
Menurutnya, pola pembinaan tersebut membuka peluang lahirnya lebih banyak produsen jamu baru dari daerah Jawa Tegah, sekaligus memperkuat daya saing produk jamu Indonesia di pasar global.
Bahkan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk., di Semarang, Jawa Tengah, dinilai tidak mematikan pelaku usaha kecil, justru sebaliknya, merangkul dan memberdayakan produsen jamu skala mikro agar tumbuh bersama industri besar.
“Saya yakin Jawa Tengah akan menghasilkan produsen-produsen jamu yang lebih banyak lagi, dan tentu bisa mengekspor lebih banyak lagi. Saya (juga) melihat Sido Muncul ini meng-hire dan melibatkan produsen jamu kecil dan mikro secara bersama-sama untuk memajukan produk jamu Jawa Tengah,” tegasnya.
Dilanjutkan bahwa, model kemitraan seperti ini seharusnya dapat ditiru oleh industri lain, sehingga pengembangan sektor manufaktur bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesejahteraan masyarakatnya.

