Musim Penghujan, Harga Komoditas Sayur Alami Kenaikan
Jagad Tani - Memasuki pekan terakhir di Bulan Januari tahun 2026, harga komoditas pangan terpantau alami kenaikan. Terutama pada komoditas sayur yang diakibatkan oleh kondisi cuaca musim penghujan, sehingga menyebabkan pasokan dari petani berkurang akibat gagal panen.
Berdasarkan pantauan harga yang diperoleh oleh tim Jagad Tani di Pasar Paseban, Jakarta Pusat (Jakpus), harga sayur Kangkung alami kenaikan. Dari yang biasanya seharga Rp5.000 per dua ikat, menjadi Rp5.000 per ikat.
Baca juga: Penguatan Komoditas Kakao Dimulai dari Benih Unggul
Kenaikan juga terjadi pada jenis sayur lainnya seperti sayur bayam yang biasanya seharga Rp5.000 menjadi Rp6.000 per ikat. Selain itu untuk sayur katuk yang biasanya dalam harga Rp5.000 per dua ikat, saat ini harganya menjadi Rp5.000 per ikat.
Adapun untuk harga daging ayam potong juga turut mengalami kenaikan harga, dari yang biasanya seharga Rp40.000 per kg, menjadi Rp45.000 per kg. Sedangkan untuk ayam fillet, berada di kisaran harga Rp50.000 per kg.
"Untuk harga ayam normalnya, saya biasanya beli dikisaran harga Rp40.000 per kg. Tapi untuk sekarang harganya mencapai Rp45.000 per kg," ungkap Robby, salah seorang pembeli saat ditemui di Pasar Paseban Selasa pagi (27/01).
Sementara itu, untuk telur ayam justru mengalami penurunan harga, untuk 1/4 kg dengan isi sebanyak 4 butir telur dibanderol harga Rp7.000. Harga per kg-nya berada di kisaran Rp28.000. Adapun harga telur ayam di Trijaya Swalayan, Pondok Aren, Tangerang Selatan, turut alami penurunan harga di Rp26.900 per kg.
Begitu juga pantauan harga dilapangan yang dijumpai oleh tim Jagad Tani, di beberapa lapak sayur yang ada di sepanjang jalan Bonjol, Pondok Karya, Tangerang Selatan turut mengalami kenaikan, harga kangkung yang biasanya Rp5.000 per ikat, saat ini mencapai Rp7.000 per ikat. Untuk sayur kacang panjang yang satu ikatnya seharga biasa Rp3.000 menjadi Rp4.000.

