• 25 February 2026

Kim Jong Un Dorong Modernisasi Peternakan Korea Utara

uploads/news/2026/02/kim-jong-un-dorong-19622fb59dacd3e.jpg

Jagad Tani - Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan pada hari Selasa (04/02), pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dan rombongan yang terdiri dari puluhan pejabat menghadiri pembukaan Peternakan Samgwang di daerah terpencil Kabupaten Unjon di Provinsi Phyongan Utara.

Dilaporkan bahwa peternakan tersebut mempunyai fasilitas dalam ruangan untuk memelihara sapi dan kambing yang diberi pakan rumput, memproduksi pakan ternak, serta mengolah dan mengemas susu, susu bubuk, mentega, keju, dan produk yogurt. Rumah-rumah dupleks dan apartemen baru juga dibangun di seluruh area tersebut sebagai bagian dari proyek peternakan.

Baca juga: Konflik Balochistan Bisa Ganggu Distribusi Perdagangan Indonesia-Pakistan

Mengutip dari NK News, Kim mengumumkan bahwa partai harus menetapkan tujuan untuk memastikan bahwa tidak hanya bayi tetapi juga siswa sekolah dasar dan menengah, serta seluruh penduduk selalu tersedia daging olahan dan produk susu setelah visinya untuk industri peternakan nasional terwujud. 

Ia menetapkan kebijakan untuk menyediakan produk susu kepada anak-anak sekolah dasar di sejumlah lembaga negara yang tidak diketahui jumlahnya pada sidang pleno partai Juni 2021 , di mana ia juga berbicara tentang krisis pangan yang melanda negara dan menjanjikan distribusi biji-bijian.  

Di pertanian Samgwang yang baru pada hari Senin (02/02) lalu, Kim mengatakan bahwa daerah pedesaan tersebut mengalami keterbelakangan selama berabad-abad, seperti yang pernah ia katakan sebelumnya terkait banyak daerah lain di negara itu.

Ditambahkan bahwa Korea Utara secara umum gagal menetapkan langkah-langkah efektif untuk terus meningkatkan produksi pertanian, dan dengan tingkat keterbelakangan dan fondasi yang lemah saat ini, industri peternakan tidak dapat memenuhi permintaan kualitatif dan kuantitatif.

Sehingga peternakan Samgwang yang baru ini berfungsi sebagai sebuah cetak biru, untuk memberikan gambaran sekilas tentang masa depan pertanian dan peternakan modern.

"Ke depannya, saya tidak ingin Samgwang hanya dilihat sebagai alat propaganda atau tempat wisata, tetapi lebih sebagai titik awal baru dan standar inovatif yang akan menentukan arah pengembangan masa depan daerah pedesaan dan peternakan kita," ungkap Kim Jong Un.

Sejumlah pejabat di Komite Sentral Partai turut diundang untuk mengunjungi fasilitas Samgwang, menurutnya, masalah terbesar yang dihadapi peternakan di Korut adalah kurangnya teknologi modern, produksi pakan ternak yang memadai, dan sistem pembiakan nasional untuk menyebarkan inovasi.

Pemimpin Democratic People's Republic of Korea (DPRK) ini menekankan bahwa industri ini harus mengikuti lima poin kunci dalam pengembangan peternakan yang baru, yakni bibit ternak berkualitas tinggi, pasokan pakan yang stabil dan mencukupi, perawatan dan pengelolaan ternak yang ilmiah, pencegahan penyakit dan pengawasan veteriner yang ketat, serta manajemen produksi yang digital dan cerdas.

"Fasilitas peternakan dalam ruangan yang baru juga harus menggunakan teknologi pemurnian dan daur ulang limbah untuk mencegah pencemaran lingkungan,” jelasnya.

Related News