Pantauan Harga Bibit Lapak Gen-Z Pasar Petani
Jagad Tani - Harga bibit tanaman di Pasar Petani Garuda, Cibinong, Kabupaten Bogor, terpantau bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per batang. Ragam harga tersebut terlihat di lapak Sem Bibit, milik seorang Gen Z yang bernama Samsu atau akrab disapa Sem.
Sem mengatakan, keberadaan pasar baru beroperasi dan masih dalam tahap penyempurnaan ini sangat membantu para petani, khususnya di wilayah Cibinong, dalam mengembangkan usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca juga: Rujak Buah, Solusi Camilan Sehat Saat Rapat
“Pasar Petani Garuda ini membantu para petani untuk menunjukkan eksistensi usahanya dan memberikan pertumbuhan ekonomi yang baik, khususnya di Cibinong,” ujar Sem saat ditemui di lapaknya, Rabu (04/02).
Berdasarkan pantauan harga di lapak Sem Bibit, harga bibit tanaman dibanderol mulai dari Rp15 ribu per batang. Harga tersebut berlaku untuk bibit sayuran dan tanaman buah tertentu, seperti cabai, tomat, serta jeruk-jerukan, di antaranya jeruk purut, jeruk kip, dan jeruk limo.
“Jeruk kip itu jeruk asem, mirip jeruk nipis,” jelas Sem.
Untuk bibit dengan harga di atas Rp15 ribu, tersedia berbagai jenis tanaman buah, seperti petai, apel India, jambu air, jambu kristal, hingga kelengkeng. Bibit kelengkeng dengan berbagai varietas, seperti kelengkeng mata lada, kelengkeng new kristal, dan kelengkeng merah, dijual dengan kisaran harga Rp50 ribu per batang.
Sementara itu, bibit dengan harga tertinggi di lapak tersebut mencapai Rp250 ribu per batang, yakni bibit anggur Brazil dengan tinggi tanaman sekitar satu meter.
“Anggur Brazil ini yang paling tinggi harganya,” kata Sem.
Baca juga: Warga Binaan Lapas Banjarmasin Panen 75Kg Patin
Selain variasi harga, usia bibit yang dijual juga beragam, mulai dari dua bulan hingga satu tahun. Bibit berusia dua bulan umumnya merupakan tanaman sayuran seperti cabai dan tomat, sedangkan bibit berusia satu tahun didominasi tanaman buah, seperti jambu, durian, dan anggur Brazil, dengan pertumbuhan yang sudah lebih besar.
Berdasarkan pantauan Jagad Tani, keberagaman produk dan harga bibit di Pasar Petani Garuda yang cukup bervariatif, menunjukkan bahwa tempat ini berpotensi menjadi salah satu bibit tanaman ke depannya. Sekaligus juga membuka ruang bagi petani muda untuk terlibat aktif dalam sektor pertanian.

