• 25 February 2026

Ramadan Mutu Ikan Konsumsi, Dikawal Ketat

uploads/news/2026/02/selama-ramadan-mutu-ikan-1505501186c45e2.jpeg

Jagad Tani - Memasuki bulan Ramadan 1477 Hijriyah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan terus meningkatkan pengawasan mutu untuk memastikan kualitas produk perikanan yang beredar di masyarakat. Pengawasan mutu dilakukan menyeluruh, mulai dari aktivitas produksi di hulu sampai hilir.

"Jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di setiap provinsi melaksanakan penguatan pengawasan jelang Ramadan dari hulu sampai hilir, melalui kegiatan surveilan, inspeksi maupun pengujian laboratorium (lab) berbagai parameter keamanan pangan," tutur Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini dalam siaran resmi, dikutip Selasa (17/02).

Baca juga: Pedagang Bandeng Imlek, Palang Pintu Tradisi Gastronomi

Menurutnya kegiatan pengawasan jelang Ramadan dilaksanakan mulai pertengahan Januari sampai masuk bulan puasa oleh 46 UPT Badan Mutu KKP di seluruh Indonesia. Lokus pengawasan di hulu atau produksi primer meliputi surveilan dan inspeksi CBIB atau Cara Budidaya Ikan Yang Baik di tambak-tambak ikan maupun kapal-kapal perikanan penyuplai rantai pasok domestik maupun ekspor.

Adapun untuk bagian hilir, pengawasan mutu menyasar UPI melalui surveilan/inspeksi HACCP maupun GMP/SSOP.

"Beberapa UPT yang telah melakukan kegiatan pengawasan mutu jelang Ramadhan sejak 15 Januari lalu diantaranya Stasiun PPMHKP Bengkulu, Balai PPMHKP Medan II, Stasiun PPMHKP Pontianak, Stasiun PPMHKP Kendari, dan Balai PPMHKP Medan I," rinci Ishartini.

Adapun Kepala Balai PPMHKP Medan I Nandang Koswara juga telah melakukan pengawasan budidaya tambak ikan serta monitoring di perairan Danau Toba. Bahkan Plt. Kepala Stasiun PPMHKP Kendari, Kasrida, melaksanakan pengawasan mutu ikan di atas kapal di pelabuhan Kendari, hasilnya juga baik. Ikan-ikan berkualitas itu siap memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Sulawesi Tenggara selama Bulan Suci.

"Selain inspeksi dan surveilan penerapan standar mutu dan keamanan pangan, uji lab juga dilakukan untuk cegah food borne pathogen berjangkit kepada konsumen di antaranya uji E. Coli, salmonela, listeria serta uji histamin, formalin, serta logam berat dan toksin. Semuanya untuk pastikan masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang," tutup Ishartini.

Related News