• 25 February 2026

Pakan Alternatif Sapi dari Limbah Pabrik Bir

uploads/news/2026/02/pakan-alternatif-sapi-dari-15919ef8583f0c8.jpeg

Jagad Tani - Pemanfaatan pakan alternatif dari limbah industri terus dikembangkan oleh para peternak sebagai upaya menekan biaya produksi. Salah satunya dilakukan oleh Berkah Bersama Sejahtera Farm (BBS Farm) yang memanfaatkan ampas gandum dari pabrik bir sebagai pakan tambahan untuk sapi.

Owner BBS Farm, Ahmad Jupri, menjelaskan bahwa pakan sapi di peternakannya tidak hanya mengandalkan jerami dan konsentrat, tetapi juga menggunakan ampas gandum, serta ampas tahu. Dari berbagai bahan tersebut, ampas tahu menjadi yang paling banyak digunakan karena BBS Farm telah menjalin kerja sama dengan beberapa pabrik tahu.

Baca juga: Turki–Tiongkok Jadi Pangsa Ekspor Perikanan Indonesia

“Kalau di kita, yang paling banyak memang ampas tahu karena kita rekanan dengan beberapa pabrik tahu. Selain itu ada juga ampas gandum dari pabrik bir,” ujar Ahmad Jupri kepada Jagad Tani.

Ia menuturkan, pada awalnya pihaknya sempat mempertanyakan keamanan dan proses pengolahan ampas bir tersebut. Namun setelah menelusuri proses produksinya, diketahui bahwa gandum dan jagung di pabrik bir hanya melalui tahap pemasakan untuk diambil sarinya, sebelum akhirnya diperas.

“Air hasil masakan itu yang kemudian difermentasi menjadi bir. Sementara gandum dan jagung yang sudah dipress, airnya dikeluarkan, lalu ampasnya dibuang. Nah, ampas itulah yang kita ambil,” jelasnya.

Menurut Ahmad Jupri, ampas gandum tersebut belum melalui proses fermentasi, sehingga masih aman dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Limbah ini biasanya dibuang oleh pabrik, namun kemudian dibeli oleh peternak karena harganya relatif murah.

“Bukan hanya saya, banyak peternak lain juga yang beli. Ini salah satu pakan paling murah untuk nge-back up pakan lain,” katanya.

Meski demikian, ampas gandum dari pabrik bir tidak dijadikan sebagai pakan utama. BBS Farm tetap mengombinasikannya dengan konsentrat dan ampas tahu agar kebutuhan nutrisi sapi tetap terpenuhi.

“Jadi ampas bir itu hanya pendukung, bukan pakan utama. Tetap ada konsentrat dan ampas tahu supaya seimbang,” pungkas Ahmad Jupri.

Pemanfaatan limbah industri sebagai pakan alternatif ini dinilai mampu membantu peternak dalam menekan biaya sekaligus mengurangi limbah yang terbuang percuma.

Related News