• 27 February 2026

ElMencho, Anak Petani Jadi Bos Kartel Meksiko

uploads/news/2026/02/el-mencho-anak-petani-2576022b4c92542.jpeg

Jagad Tani - Belakangan ini nama Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho mencuat diberbagai pemberitaan, karena kematiannya dalam operasi militer pada Minggu (22/02), setelah diburu aparat keamanan bertahun-tahun. Ia adalah orang yang paling dicari di Meksiko, dan merupakan pendiri sekaligus pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru Cartel de Jalisco Nueva Generacion (CJNG).

Melalui tulisan dari Rolling Stone di tahun 2017 yang berjudul "The Brutal Rise of El Mencho" , El Mencho dilahirkan pada tanggal 17 Juli 1966 di Naranjo de Chila, yakni sebuah desa pegunungan berdebu di barat daya Michoacán, dan salah satu dari enam bersaudara dalam keluarga petani alpukat.

Baca juga: Inilah Komoditas Pertanian Bertarif 0% Amerika Serikat

Ditulisan tersebut dijelaskan pula bahwa kota itu terletak di tepi Tierra Caliente Meksiko, sebuah wilayah keras dan miskin yang terkenal karena menghasilkan produk pertanian, baik yang legal maupun ilegal. Untuk membantu mencari nafkah bagi keluarganya, Ruben kecil putus sekolah di kelas lima dan mulai bekerja di ladang. Pada usia 14 tahun, ia beralih menjadi penjaga tanaman ganja.

Pada tahun 1986, ia tinggal di Bay Area, California, tempat ia ditangkap oleh polisi San Francisco karena kepemilikan barang curian dan senjata api berisi peluru.

Di sepanjang akhir tahun 1980-an, ia menyelundupkan narkoba dengan berbagai nama samaran. Menurut laporan DEA dan Meksiko, pada masa itulah El Mencho mulai mengenal perdagangan metamfetamin.

Dalam catatan lembaga think thank dan organisasi media yang berbasis di Amerika Serikat, yakni InSight Crime, pada tahun 1994 Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepadanya, karena tuduhan mendistribusikan heroin.

Setelah dibebaskan, ia kembali ke Meksiko, dan bertugas sebagai petugas polisi di Cabo Corrientes serta Tomatlan di negara bagian Jalisco. Namun, akhirnya ia meninggalkan kepolisian untuk melanjutkan kegiatan perdagangan narkobanya dan bergabung dengan Kartel Milenio.

Setelah bergabung dengan kartel yang dipimpin oleh keluarga Valencia yang juga keluarga istrinya, Rosalinda Gonzalez Valencia. Dari sinilah ia memperdalam pemahaman tentang struktur dan cara kerja kartel narkoba.

El Mencho kemudian ditunjuk oleh Kartel Milenio sebagai pembunuh bayaran (sicario) untuk memimpin salah satu sel di Guadalajara.

Kartel Milenio dulunya merupakan organisasi independen, di bawah kepemimpinan Nacho Coronel, salah satu pendiri Kartel Sinaloa dan paman dari istri El Chapo. Pada tahun 2009, El Mencho naik pangkat di kartel menjadi letnan utama.

Kemudian, pada bulan Oktober, salah satu pemimpin kartel ditangkap. Sembilan bulan kemudian, Coronel tewas ditembak saat penggerebekan militer di rumahnya di Guadalajara. 

Namun hingga Coronel tewas, justru salah satu rekannya terpilih meknjadi pemimpin, dan kecewa karena tidak terpilih menjadi pemimpin, El Mencho memisahkan diri. Lalu membentuk kelompok sendiri, yang segera menyatakan perang terhadap Kartel Milenio dan Kartel Sinaloa.

Hingga akhirnya CJNG menjelma menjadi kelompok kriminal paling dominan dan berbahaya di Meksiko, El Mencho sendiri memiliki harga buronan sebesar USD15 juta (Rp253 miliar).

Related News