• 4 March 2026

Pelatihan Perikanan Perkuat Manajemen Poklahsar Khumaini

uploads/news/2026/03/pelatihan-perikanan-perkuat-manajemen-74161ce7dcbe205.jpg

Jagad Tani - Produk olahan perikanan yang kini mampu diproduksi hingga 5 kuintal per bulan oleh Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Khumaini di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Akhirnya diberikan pelatihan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep oleh Guna memperkuat manajemen sekaligus meningkatkan kualitas dan keamanan.

“Kami ingin kelompok ini lebih rapi secara manajemen. Administrasi harus tertata agar seluruh kegiatan produksi dan pemasaran tercatat dengan baik,” ujar Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan Sumenep Heru Faizal, dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu  (04/03).

Baca juga: Tinjau Penggilingan Padi, Bulog Dorong Pemanfaatan Sekam

Tidak hanya soal pembenahan administrasi, menurutnya, Dinas Perikanan juga memberikan pemahaman terkait sanitasi, mutu produk, dan standar keamanan pangan. Tujuannya, agar produk olahan mampu memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk penggunaan bahan tambahan pangan.

“Kelompok harus memahami batas pemakaian dan jenis bahan tambahan pangan sesuai Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan. Ini penting untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Khumaini selaku Poklahsar Khumaini menjelaskan bahwa selama ini mereka memproduksi berbagai makanan hasil laut seperti ikan asin, teri krispi, dan udang krispi. Dalam sebulan, kapasitas produksi mencapai sekitar 5 kuintal dengan pemasaran didominasi wilayah lokal Pragaan dan sekitarnya.

“Alhamdulillah bahan baku kami ambil dari nelayan setempat. Produksi rata-rata 5 kuintal per bulan dan dipasarkan di wilayah Pragaan. Kami berharap ada bantuan peralatan pengolahan agar produksi bisa lebih maksimal dan kualitasnya semakin baik,” tukasnya.

Related News