• 7 March 2026

Memoles Tempe Busuk Jadi Hidangan Oblok-Oblok

uploads/news/2026/03/memoles-tempe-busuk-jadi-873206352d22a6b.jpeg

Jagad Tani - Tahukah kamu Sahabat Tani, jika di antara banyaknya ragam kuliner Nusantara, ada satu makanan dengan cita rasa unik dan terbuat dari tempe semangit, hidangan itu bernama oblok-oblok.

Makanan ini berbahan dasar tempe busuk atau yang lebih dikenal sebagai tempe semangit. Tempe yang telah difermentasi lebih lama dari waktu idelanya, yakni lebih dari 48 jam. Memiliki aromanya lebih tajam dan rasanya semakin kuat dan tetap aman dikonsumsi.

Baca juga: Buah Baik Untuk Sahur Agar Bertenaga

Meski terdengar kurang lazim, tempe semangit justru jadi kunci dari kelezatan rasa oblok-oblok. Proses fermentasi lanjutan menghasilkan rasa gurih yang khas dan tekstur yang lebih lembut, sehingga cocok diolah menjadi lauk rumahan.

Nah untuk proses pembuatannya berupa bawang merah dan bawang putih yang ditumis hingga harum. Setelah itu dimasukkan cabai hijau, lengkuas, dan daun salam untuk memperkaya aroma.

Kemudian daun melinjo yang telah dipotong kecil-kecil turut ditambahkan sebagai pelengkap. Selanjutnya, tempe semangit dimasukkan dan dimasak bersama bumbu, lalu dibumbui dengan garam, gula, dan sedikit kaldu agar cita rasanya seimbang antara gurih, pedas, dan sedikit manis.

Oblok-oblok dikenal sebagai makanan khas di sejumlah wilayah terutama di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hidangan ini biasanya disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat, bahkan kerap menjadi menu andalan saat stok bahan makanan terbatas.

Selain bernilai ekonomis, oblok-oblok juga memiliki nilai gizi yang cukup baik. Tempe sendiri dikenal sebagai sumber protein nabati, serat, serta vitamin B hasil fermentasi kedelai.

Menurut Buletin Konsumsi Pangan 2024 oleh Kementerian Pertanian RI (Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian), rata-rata konsumsi tempe nasional pada periode 2002–2023 berada di sekitar 7,47 kg per kapita per tahun, sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara tertinggi di dunia dalam hal konsumsi tempe.  

Dengan bahan sederhana dan proses memasak yang relatif mudah, oblok-oblok membuktikan bahwa kuliner tradisional tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan agar tetap bernilai dan lezat.

Related News