• 14 March 2026

Tiga Protokol Wajib Naikan Produktivitas Ternak Bebek

uploads/news/2026/03/tiga-protokol-baku-untuk-8906942c1b1c724.jpeg

Jagad Tani - Produktivitas ternak bebek tidak hanya bergantung pada jumlah pakan atau luas kandang, tetapi juga pada penerapan protokol dasar dalam pengelolaannya. Hal tersebut disampaikan oleh Suhendar, pemilik peternakan Mina Alam Lestari. 

Menurut Suhendar, ada tiga protokol baku yang harus diterapkan secara konsisten oleh para peternak agar produksi ternak tetap optimal.

Baca juga: Persian Canary (Rasmi), Kenari Panjang Asal Iran

“Pertama adalah menjaga kebersihan kandang, kedua ketepatan dalam pemberian pakan, dan ketiga kebersihan air minum. Tiga pokok ini jangan sampai diabaikan karena sangat berpengaruh terhadap produktivitas ternak,” ujar Suhendar saat ditemui Jagad Tani.

Ia menjelaskan, jika ketiga aspek tersebut tidak dijalankan dengan baik, maka target produksi ternak akan sulit tercapai. Oleh karena itu, setiap tahap pemeliharaan bebek harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan.

Dalam proses pemeliharaan, anak bebek atau Day Old Duck (DOD) berumur satu hingga sepuluh hari ditempatkan di dalam box pemanas. Setelah melewati masa tersebut, bebek kemudian dipindahkan ke kandang pembesaran untuk proses pemeliharaan lanjutan.

“Setelah umur 10 hari, baru diturunkan ke kandang pembesaran. Di kandang ini juga kebersihannya harus tetap terjaga dan dirawat dengan baik,” jelasnya di kandang peternakan yang berlokasi di Kampung Manggis RT04 RW04, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor..

Ditambahkan pula bahwa kondisi kandang yang terawat dapat dilihat dari lingkungan yang bersih, tidak menimbulkan bau menyengat, serta minim lalat. Kondisi tersebut mematahkan anggapan masyarakat yang sering mengaitkan peternakan dengan bau tidak sedap, lingkungan becek, dan banyaknya lalat.

“Image orang terhadap peternakan itukan biasanya bau, becek, lembap, dan banyak lalat. Tapi di sini bisa kita lihat sendiri, kandangnya tidak bau dan tidak ada lalat. Itu menunjukkan bahwa kondisi kandang benar-benar terawat,” katanya.

Adapun keberhasilan Suhendar dalam menjaga kondisi tersebut, tidak terlepas dari penerapan tiga protokol utama secara disiplin dan berkelanjutan oleh para pekerja di peternakan.

“Kebersihan kandang, kebersihan air minum, dan ketepatan pemberian pakan itu kunci utama. Dan itu harus dilakukan secara kontinu. Bagi saya, itu sudah menjadi protokol baku dalam beternak bebek,” pungkasnya.

Related News