• 14 March 2026

Gerakan Pangan Murah di Nunukan Diserbu Warga

uploads/news/2026/03/gerakan-pangan-murah-di-4432392e3831474.jpeg

Jagad Tani - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Alun-Alun Nunukan, Kalimantan Utara, pada Rabu (11/03), mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat.  

Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beberapa komoditas berupa beras, Ikan Terbang kemasan 5 kilogram seharga Rp79.000, dan telur Rp61.000 per rak.

Baca juga: Komoditas Pangan Berbagai Daerah Alami Inflasi Harga

Selain itu, juga ada gula Rp14.000 per kilogram, minyak goreng Viola Rp15.000 per botol, minyak goreng Malaysia Rp18.000 per bungkus, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, serta bawang putih Rp27.000 per kilogram.

Menurut Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Wiwin Indrayanti, pada kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan sekitar 5,6 ton bahan pangan untuk masyarakat.

“Total sembako yang kami bawa hari ini sekitar 5,6 ton, terdiri dari beras 1.500 kilogram, gula 700 kilogram, minyak goreng 1.000 kilogram, tepung terigu 1.000 kilogram, telur 1.600 kilogram, bawang merah 50 kilogram, dan bawang putih 50 kilogram,” terangnya.

Wiwin melanjutkan bahwa dari tujuh komoditas yang disediakan, gula, bawang merah, dan telur menjadi produk yang paling banyak diminati masyarakat. Bahkan, stok gula dan bawang merah habis lebih cepat, sementara telur tersisa dalam jumlah terbatas.

Melalui Gerakan Pangan Murah , ia berharap dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ketika harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang HBKN yang biasanya diikuti kenaikan harga,” ujarnya.

Ditambahkan pula jika menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini, pemerintah daerah hanya menggelar dua kali kegiatan Gerakan Pangan Murah, yakni pada awal Ramadan dan menjelang Lebaran.

“Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena bertujuan menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar nasional,” pungkasnya.

Related News