Kediri Tebar 13.000 Ekor Benih Ikan Endemik
Jagad Tani - Ada sebanyak 13.100 benih ikan endemik asli Jawa Timur, di kawasan Sumber Banteng, Kota Kediri, ditebar oleh Pemerintah kota Kediri, sebagai langkah menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan.
“Dengan penaburan benih ikan ini kita bisa bersama-sama menjaga ekosistem ikan endemik," ungkap Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Baca juga: Sektor Perikanan Kepulauan Tanimbar Capai Rp834 miliar
Melalui penebaran benih ikan tersebut, bukan hanya bertujuan sebagai penjaga keseimbangan ekosistem perairan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Selain itu juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Jika jumlahnya semakin banyak, nantinya ikan ini juga bisa dimanfaatkan atau dijual oleh masyarakat,” ujar dia.
Lebih lanjut, Vinanda menegaskan bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik bagi tubuh, seperti protein, vitamin, kalsium dan lainnya yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
“Saya berharap masyarakat di sekitar sini dan warga Kota Kediri dapat bersama-sama menjaga kelestarian ikan endemik ini,” tukasnya.
Sementara itu, benih ikan ditebar yang terdiri dari enam jenis yakni ikan sengkaring, ikan baderbang, ikan muraganting, ikan nilem, ikan tawes, dan ikan wader. Benih ikan tersebut langsung diserahkan oleh Wali Kota Kediri kepada pengelola sumber.
Selain di Sumber Banteng, benih ikan endemik tersebut juga ditebar di sejumlah titik sumber air lainnya di Kota Kediri, seperti Sumber Jiput, Sumber Cakarwesi, Sumber Bulus, Sumber Rempi, dan Sumber Ngronggo Kota Kediri.
Ikan-ikan tersebut ditaruh dalam plastik yang sudah diisi dengan oksigen, sehingga ikan bisa tetap hidup. Seluruh ikan kemudian disebar bersama-sama di Sumber Banteng Kota Kediri tersebut.
