• 24 March 2026

Lomba Dayung Klidang Lor Didorong Masuk Event Nasional

uploads/news/2026/03/lomba-dayung-klidang-lor-80975dd5d84ec47.jpeg

Jagad Tani - Tradisi Lomba Dayung Tradisional yang digelar di Sungai eks Sungai Sambong, Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Minggu (22/03), menjadi daya tarik masyarakat dalam momentum Lebaran.

“Alhamdulillah, dua perahu yang kami janjikan sudah bisa dimanfaatkan pada lomba hari ini. Lomba dayung tradisional memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata sekaligus ajang pelestarian budaya lokal. Bahkan, tanpa intervensi besar dari pemerintah, kegiatan ini sudah mampu menarik partisipasi masyarakat secara luas," jelas Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.

Baca juga: Tradisi Melemang, Kuliner Warisan Budaya Penyambut Lebaran

Menurutnya potensi ini sangat luar biasa, sebab event ini mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan, Pemkab Batang berencana melakukan pembenahan infrastruktur, khususnya fasilitas bagi penonton.

Faiz melanjutkan jika peningkatan sarana tersebut akan berdampak pada naiknya daya tarik dan prestise acara. Bahkan ia mendorong adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), untuk meningkatkan kualitas kompetisi hingga ke tingkat nasional.

“Kami ingin, ke depan ada atlet dari Batang yang berprestasi di tingkat nasional melalui lomba dayung ini. Itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dari luar daerah,” terangnya.

Ia menekankan pentingnya perencanaan yang lebih matang terkait event ini, agar dapat masuk dalam kalender nasional, termasuk sistem pendaftaran yang lebih modern serta peningkatan nilai hadiah untuk menarik lebih banyak peserta.

“Ke depan, kita rencanakan lebih awal, pendaftaran bisa dilakukan secara online, publikasi diperluas, dan nilai hadiah ditingkatkan agar event ini semakin besar,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkab Batang juga berkomitmen untuk melakukan pengerukan Sungai Sambong guna mendukung kelancaran kegiatan, terutama menjelang musim hujan. Upaya tersebut akan dilakukan secara bertahap seiring dengan penambahan alat pendukung.

"Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan Lomba Dayung Tradisional Klidang Lor tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga berkembang menjadi event unggulan daerah yang dikenal secara nasional," pungkasnya.

Related News