• 26 March 2026

Stok Beras Bulog di Tarakan Melimpah

uploads/news/2026/03/stok-beras-bulog-di-250850429317c2a.png

Jagad Tani - Ketersediaan bahan pokok meliputi beras, minyak goreng, dan gula, di Perum Bulog Cabang Tarakan dipastikan aman, tidak hanya selama Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga hingga beberapa bulan setelah Lebaran.

Menurut Kepala Perum Bulog Cabang Tarakan, Zamahsyari Afsolin, stok beras saat ini mencapai 1.400 ton. Dengan rata-rata penyaluran sekitar 250 ton per bulan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

 

Baca juga: Penguatan Ekoteologi UHN Sugriwa Lewat Tanam Pohon

“Untuk beras, stok kami aman sampai 6 bulan ke depan,” terang Zamahsyari Afsolin dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (24/03).

Adapun minyak goreng, Bulog baru saja menerima tambahan pasokan dari tiga kontainer dengan total sekitar 55.000 liter. Setiap kontainer berisi sekitar 20.000 liter. Rata-rata penyaluran minyak goreng sebelumnya berada di angka 15.000 liter per bulan, dan saat menjelang Lebaran meningkat hingga 25.000 liter per bulan.

“Yang jelas ada kenaikan. Kemarin sempat stok kami hampir habis, Alhamdulillah hari ini datang, sehingga besok juga akan kami gelontorkan ke pasar-pasar,” sambungnya.

Melalui tambahan tersebut, stok minyak goreng dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga dua sampai tiga bulan ke depan. Minyak goreng yang disalurkan merupakan produk Minyakita dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

Untuk komoditas gula, saat ini tersedia stok 2 ton, dan Bulog telah melakukan pemesanan tambahan sebanyak 25 ton melalui Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Balikpapan. Dengan rata-rata kebutuhan gula sekitar 5 ton per bulan, tambahan tersebut diperkirakan mampu mencukupi hingga lima bulan ke depan.

“Harganya kami jual Rp17.000 per kilogram, sehingga bisa meng-cover kebutuhan beberapa bulan ke depan,” tuturnya.

Pada saat ini, Bulog Tarakan didukung oleh lebih dari 100 mitra kerja. Untuk distribusi di pasar tradisional, terdapat 6 mitra di Pasar Tenguyun dan 4 mitra di Pasar Gusher. Selain itu, jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) tersebar di 4 kecamatan dan 20 kelurahan di Tarakan.

Bahkan pihak Bulog turut mengingatkan agar seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan harga, dan bila ditemukan pelanggaran, maka akan dikenakan sanksi bertahap mulai dari teguran hingga pemutusan kerja sama.

“Ada sanksi dari Bulog, teguran pertama, kedua, kalau ketiga masih melanggar kita coret dari mitra kerja,” tukasnya.

Related News