• 30 March 2026

Harga Cabai di Sejumlah Pasar Kompak Turun

uploads/news/2026/03/harga-cabai-di-sejumlah-99691f28227b554.jpeg

Jagad Tani - Jika selama masa Ramadan komoditas cabai, terutama cabai rawit merah, mengalami fluktuasi harga hingga membumbung tinggi. Akan tetapi usai Ramadan dan Idulfitri, harga cabai di sejumlah pasar mulai menurun dan mendekati Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.

Dalam pantauan Badan Pangan Nasional (Bapanas) di pasar rakyat misalnya di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, harga cabai rawit merah telah menyentuh Rp 60.000 per kilogram (kg). Harga cabai merah keriting dibanderol pedagang di kisaran Rp 40.000 per kg.

Baca juga: Serapan Gabah Banyumas Raya Terus Dioptimalkan

Sementara itu, rerata harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) juga turun. Harga cabai rawit merah ada di rentang Rp 45.000 sampai Rp 60.000 per kg tergantung kualitas. Kemudian harga cabai rawit keriting di rentang Rp 15.000 sampai Rp 25.000 per kg.

"Harga relatif bagus. Cabai rawit merah sudah sekitar Rp 60.000. Ini turun jadi sangat bagus. Cabai merah keriting sekitar Rp 40.000 malahan. Artinya, disini harga relatif sangat bagus," ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa. 

Sebelumnya pemerintah sempat melakukan intervensi pasokan cabai rawit merah ke PIKJ, pihak Bapanas menanggung biaya kirim dari Champion Cabai Enrekang, Sulawesi Selatan sebanyak 3.150 kg, sehingga harga jual di PIKJ dapat menjadi lebih rendah.

Di sisi lain, kondisi harga dan pasokan di Pasar Induk Pare Kediri juga terpantau mengalami penurunan. Untuk harga cabai rawit merah berada di rentang Rp 33.000 sampai Rp 57.000 per kg tergantung kualitas, harga cabai merah keriting juga berada di rentang harga Rp 20.000 sampai Rp 22.000 per kg.

Penurunan harga cabai rawit merah di berbagai tempat ini ditengarai andil dari faktor cuaca yang lebih mendukung aktivitas panen petik para petani pada minggu-minggu ini.  Permintaan masyarakat pun cenderung normal seusai masa Ramadan dan Idulfitri.

Proyeksi produksi bulanan cabai rawit merah selama Maret ini cukup meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Proyeksi Neraca Pangan cabai rawit merah mengestimasikan produksi Maret ini dapat mencapai 164,6 ribu ton, meningkat 16,4% dibandingkan produksi Februari yang berada di angka 141,3 ribu ton.

Dalam data Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan kedua Maret atau menjelang Hari Raya Idulfitri, kenaikan IPH cabai rawit merah terjadi di 198 kabupaten/kota, namun 48 kabupaten/kota masih mencatat harga sesuai batas HAP Rp 57.000 per kg.

Sementara untuk IPH cabai merah keriting mengalami kenaikan di 131 kabupaten/kota. Namun, 97 kabupaten/kota masih dalam rentang harga wajar karena tidak melampaui HAP tingkat konsumen yang dipatok maksimal di Rp 55.000 per kg.

Related News