Perbaikan Jalan Sulawesi Selatan, Permudah Mobilitas Petani
Jagad Tani - Perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan menjadi upaya untuk meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama mempermudah akses distribusi dan aktivitas harian warga seperti bertani.
Daud yang merupakan seorang petani di Desa Padaloang, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan jalan yang sebelumnya rusak selama puluhan tahun, karena kondisi jalan yang kini lebih baik berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga.
Baca juga: Jawa Barat Siapkan Langkah Antisipasi Kemarau 2026
“Kami sangat bersyukur karena sudah puluhan tahun jalan rusak, baru kali ini benar-benar diperbaiki. Sekarang jalan sudah bagus dan perputaran ekonomi juga lebih lancar,” ujar Daud di ruas batas Kabupaten Sidenreng Rappang–Malimpung.
Menurutnya, akses jalan yang lebih baik mempermudah distribusi hasil pertanian sehingga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat desa.
“Atas nama warga Desa Padaloang, kami berterima kasih karena jalan sudah dikerjakan dan kondisinya sekarang jauh lebih baik,” tukasnya.
Secara terpisah, Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, menyampaikan bahwa progres penanganan preservasi jalan MYP Paket 3 telah melampaui rencana awal.
Realisasi pekerjaan mencapai 7,97% dari target rencana sebesar 2,83%, dengan target penyelesaian proyek ditetapkan secara bertahap, mulai April 2026 hingga Desember 2026, sesuai dengan masing-masing ruas pekerjaan.
"Sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan antara lain penghamparan lapis pondasi (kelas A), pengaspalan AC-BC dan AC-WC, pemasangan batu mortar, serta pengecoran bahu jalan di beberapa ruas," terang Rosyadi dalam keterangan tertulisnya dikutip Selasa (31/03).
Selain itu, perbaikan berupa penutupan lubang yang dilakukan di sejumlah titik dinilai menjadi upaya meningkatkan kualitas dan kenyamanan jalan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

