• 5 April 2026

Petani Mojokerto Hemat Biaya 80%, Lewat JIAT

uploads/news/2026/04/petani-mojokerto-hemat-biaya-930526aab803664.jpg

Jagad Tani - Pembangunan sumur bor dalam Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Kedunguneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto dinilai mampu menekan biaya operasional petani hingga 80%  menjamin ketersediaan air untuk musim tanam.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Dhani Gartina, menurutnya, keberadaan sumur JIAT menjaga ketersediaan air bagi petani, guna mendukung musim tanam, serta bagi petani dalam mengatasi keterbatasan air. 

Baca juga: Tata Distribusi Pangan, Sejumlah Pedagang Diterbitkan NIB

“Kalau kelompok tani (poktan) dan gapoktan di sini bergerak, tahun depan outlet bisa ditambah. Artinya, kepastian air untuk satu musim tanam sudah bisa dijamin. Sekarang tinggal petaninya bergerak dan memanfaatkan, serta merawatnya,” terang Dhani. 

Ditambahkan pula soal pentingnya kesiapan kelembagaan petani dalam mengelola fasilitas tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Yang paling penting kelembagaan petani (Kelompok Tani) harus dapat mengelola sarana dan prasarana irigasi ini. Saya titip pesan, ini harus dirawat sampai puluhan tahun. Infrastruktur pengairan ini nilainya tidak kecil,” sambungnya.

Julianto selalu Kepala Dusun Sumenggo, menyampaikan apresiasinya atas bantuan sumur bor dalam yang telah lama dinantikan masyarakat. Karena bantuan ini sangat berarti bagi petani, sehingga tidak kesulitan air lagi.

“Dulu, kalau pakai sumur bor dangkal, biayanya bisa sampai Rp500 ribu per hari. Sekarang, dengan sumur bor dalam, biaya hanya sekitar Rp70 ribu karena sekarang dengan listrik, ndak susah lagi nyari dan pikul-pikul solar. Ini sangat membantu dan meringankan beban petani,” jelas Julianto.

Julianto mengungkapkan jika bantuan ini merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat selama puluhan tahun.

"Ini penantian kami sudah lama, bahkan sampai 30 tahun. Selama ini sulit sekali mengajukan sumur bor dalam. Alhamdulillah, prosesnya dipermudah dan akhirnya bisa terwujud. Ini sangat luar biasa bagi kami,” tukasnya.

Related News