Pengendalian Inflasi Melalui Gerakan Tanam Cabai
Jagad Tani - Demi memperkuat ketahanan pangan daerahnya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, memimpin langsung kegiatan panen cabai dari Program Gerakan Tanam Cabai Rakyat (GENCAR) tahun 2026 di Halaman Rumah Dinas Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang.
Menurut Hidayat Arsani, gerakan ini merupakan program berkelanjutan yang membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Harga Cabai di Sejumlah Pasar Kompak Turun
Kegiatan ini dinilai menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung dalam mendorong peningkatan produksi pertanian, khususnya komoditas cabai, guna menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah.
“Program Gerakan Nanem Cabe Rakyat ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan inflasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (05/04).
Adapun kegiatan diawali dengan panen cabai hasil budi daya kelompok tani yang menghasilkan sekitar 50 kilogram, kemudian hasilnya dibagikan kepada masyarakat dari Kelurahan Air Itam, Sinar Bulan, dan Desa Padang Baru sebagai bentuk pemerataan manfaat program.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa gerakan ini juga berperan dalam pemberdayaan keluarga.
“Gerakan ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan keluarga, khususnya ibu rumah tangga, agar lebih produktif melalui pemanfaatan pekarangan," ungkap Noni.
Dilanjutkan pula jika Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong keberlanjutan program melalui pendampingan kepada petani, penyediaan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
