Dana Hibah Tanaman-Irigasi Petani Mencapai Rp12 Triliun
Jagad Tani - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan pemerintah tengah menyiapkan dana Rp12 triliun berupa hibah tanaman dan irigasi untuk petani, di depan 170 bupati.
Bantuan hibah senilai Rp 9,95 triliun itu berupa tanaman, dan akan dibagikan secara gratis kepada petani di berbagai daerah. Komoditas bantuannya meliputi tebu, kopi, kakao, mente, pala, hingga kelapa dengan total target cakupan lahan mencapai 870 ribu hektare di seluruh Indonesia.
Baca juga: Demi Kelancaran Pengiriman, Petenak Harus Perhatikan Ini
"Ada bantuan Bapak Presiden langsung nilainya untuk tanaman (perkebunan) itu gratis, hibah, totalnya Rp9,95 triliun dalam bentuk tanaman dengan olah pupuk organik diberikan secara gratis," ujar Amran dalam keterangan persnya, melalui Antara Senin (20/04).
Bukan hanya itu saja, dijelaskan oleh Amran bahwa untuk alokasi khusus irigasi anggaran, dana yang digelontorkan lebih dari Rp 3 triliun, dan ada penambahan 30 ribu hektare cetak sawah serta program pompanisasi yang mencakup 1,5 juta hektare lahan.
"Kami dorong anggaran kita untuk hari ini untuk irigasi Rp 3 triliun lebih. Jadi ada Rp 12 triliun. Kita bagi dan mudah-mudahan ini semua tepat waktu seperti sebelumnya," tambahnya.
Dilanjutkan dari anggaran yang tersedia itu, pembagian bantuannya tidak akan dipukul rata setiap daerah, sebab bantuan akan digelontorkan berdasarkan potensi wilayah dan responsivitas dari kepala daerah.
"Nggak (sama setiap daerah, harus melihat) potensi wilayah(nya) dulu. (Lalu) Bupatinya respon baik. Karena kalau bupati-nya tidak peduli, kasihan rakyatnya dan program bisa macet. Ya kembali lagi dananya. Nah ini kami tidak mau sehingga undang seluruh bupati tidak diwakili. Yang hadir sudah pasti dapat bantuan," tandasnya.

