Cara Mengenali Siomay Menggunakan Ikan Sapu-Sapu
Jagad Tani - Persebaran ikan sapu-sapu yang menginvasi berbagai perairan di wilayah Jakarta tentunya harus diwaspadai, apalagi jika sampai dikonsumsi. Sebab ikan ini hidup di perairan yang tercemar, sehingga dapat membawa kandungan yang berbahaya bagi tubuh.
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, dalam rilisannya menjelaskan beberapa ciri makanan olahan dari ikan seperti siomay, yang menggunakan daging ikan sapu-sapu.
Baca juga: Vaksin Lokal, Bebaskan Jakarta dari Rabies
Adapun ciri-cirinya dari kasat mata terlihat warna yang lebih gelap, keabu-abuan, dan tampak kusam. Sementara untuk baunya, cenderung lebih amis atau memiliki bau seperti bau lumpur.
Untuk teksturnya, biasanya lebih keras ataupun tidak lembut, dan harga yang dijajakan biasanya lebih murah bila dibandingkan dengan menggunakan daging yang lain.
Sedangkan untuk siomay yang menggunakan olahan daging dari daging ikan tenggiri, tuna, ataupun kakap, biasanya memiliki warna putih atau berwarna abu-abu terang. Teksturnya pun tampak halus dan lebih padat.
Begitu pula dengan aroma yang keluar, aromanya lebih gurih dan tidak mengeluarkan bau amis yang menyengat, serta memiliki harga yang normal ataupun bisa lebih mahal.
Berdasarkan hasil uji coba laboratorium, daging ikan sapu-sapu di Jakarta memiliki kandungan Timbal (Pb) hingga 0,365 mg/kg, sedangkan untuk minimum baku mutu yang diperbolehkan <0,3 mg/kg, serta ikan tersebut positif mengandung E. Coli, dan Salmonela.
Untuk kondisi sungai Ciliwung sendiri kualitas airnya memiliki kandungan Timbal (Pb) 0,069-0,10 mg/L, Mercury (Hg) 0,006-0,101 mg/L, serta Cadmium (Cd) 0,031-0,05 mg/L, sementara batas maksimum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 11 Tahun 2025, yakni Pb <0,03 mg/L, Hg <0,002mg/L, dan Cd <0,01 mg/L.
Tentunya kandungan logam berat seperti merkuri dan timbal tersebut, jika dikonsumsi dalam jangka panjang, maka zat-zat berbahaya ini akan terakumulasi dan bisa menyebabkan dampak yang serius bagi kesehatan tubuh.

