• 30 April 2026

Pilihan Ikan Lokal untuk Ditebar di Perairan

uploads/news/2026/04/pilihan-ikan-lokal-untuk-9754156acdffdfc.jpg

Jagad Tani - Setiap kali pelepasan ikan ke perairan, biasanya kita selalu dijejali oleh berbagai jenis ikan asing, sehingga persebarannya menjadi banyak, sampai-sampai menguasai perairan Indonesia, termasuk ikan Sapu-Sapu yang berasal dari Amerika Selatan.

Bahkan salah satu contoh pelepasan ikan yang paling sering kita temui, yakni pelepasan ikan-ikan asal Afrika, misalkan ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang berasal dari wilayah Afrika bagian Timur seperti aliran Sungai Nil.

Baca juga: Advance Agriculture System Diterapkan di Sidrap

Ada juga ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang berasal dari perairan tawar dan payau di wilayah Afrika, khususnya bagian tenggara seperti Mozambik, Malawi, Zimbabwe, dan Afrika Selatan.

Meskipun kedua ikan tersebut terbilang aman untuk dikonsumsi, dan banyak digemari oleh masyarakat, namun Indonesia juga mempunyai banyak ikan lokal yang sebarannya ada di berbagai wilayah, mulai dari Sumatra hingga Papua.

Tentunya jika ikan lokal ini ditebar ke berbagai daerah maka akan memperkaya sumberdaya pangan dari ikan lokal, tanpa perlu khawatir lagi akan diinvasi oleh ikan asing seperti Ikan Sapu-Sapu, Arapaima, hingga Red Devil yang berasal dari Amerika Selatan.

Berikut merupakan beberapa alternatif ikan lokal yang bisa dikonsumsi, dan bisa menjadi jujukan Sahabat Tani saat ingin menebar benihnya di sungai, waduk, danau, hingga kanal.

1. Ikan Gurame
Ikan gurame (Osphronemus goramy) merupakan ikan yang sebarannya banyak ditemukan di wilayah barat Indonesia, salah satunya ada di pulau Sumatra. Gurame juga populer sebagai ikan konsumsi air tawar berprotein tinggi di Asia Tenggara dan Asia Selatan, habitat alaminya ada di sungai, rawa, dan danau yang tenang.

2. Ikan Nilem
Ikan nilem (Osteochilus vittatus) ialah ikan air tawar lokal Indonesia dan merupakan ikan endemik Asia Tenggara, yang banyak ditemukan di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Ikan ini hidup di perairan tawar seperti sungai berarus sedang, danau, dan waduk, serta termasuk ke dalam golongan ikan herbivora karena memakan ganggang.

3. Ikan Baung Putih
Ikan baung putih (Hemibagrus capitulum) menjadi komoditas perikanan air tawar endemik yang banyak ditemukan di pulau Sumatera (Riau, Jambi, Banyuasin, Ogan) dan Kalimantan. Ikan baung putih juga dikenal sebagai ikan konsumsi yang populer dengan daging lembut dan nilai ekonomi tinggi.

4. Ikan Betok
Ikan betok (Anabas testudineus) juga dikenal sebagai papuyu (Banjar) atau betok (Jawa) ini populer, terutama di pulau Kalimantan, dan pulau Jawa, karena rasa dagingnya yang gurih dan bernutrisi tinggi. Ikan ini seringkali ditemukan di rawa-rawa, dan sungai. 

5. Ikan Betutu
Ikan betutu (Oxyeleotris marmorata) adalah salah satu komoditas ikan budidaya air tawar dan merupakan spesies asli yang berasal dari Asia terutama Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Indonesia. Ikan ini malas bergerak atau berpindah tempat, sekalipun diusik dan malam hari betutu agak aktif, memburu udang, ikan-ikan kecil, yuyu, atau siput air. 

6. Tawes Besar
Tawes Besar (Barbonymus gonionotus) hidup di perairan tenang seperti sungai, waduk, dan kolam, serta adaptif di perairan payau. Ikan ini bersifat herbivora, dan sering dimanfaatkan untuk mengendalikan gulma air.

7. Ikan Payangka
Ikan payangka (Ophieleotris aporos) berasal dari Sulawesi, Indonesia. Ikan ini sangat terkenal sebagai ikon kuliner dan kebanggaan masyarakat sekitar Danau Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara. Ikan ini aslinya berasal dari Danau Limboto, Gorontalo, ke dan diintroduksi ke Danau Tondano pada awal tahun 1902.

8. Barramundi
Ikan barramundi atau kakap putih (Lates calcarifer) merupakan ikan lokal yang hidup di wilayah Indo-Pasifik. Ikan ini asli perairan pesisir, muara, dan sungai di Asia Tenggara, Papua Nugini, hingga Australia Utara, serta dikenal sebagai komoditas budidaya laut unggulan di Indonesia.

Itulah beberapa jenis ikan lokal yang barangkali bisa menjadi benih ikan-ikan yang boleh ditebar ke berbagai perairan Indonesia, sehingga tidak melulu ikan-ikan asing yang ditebarkan. Selain ikan di atas, masih ada banyak ikan-ikan lokal lainnya yang layak konsumsi, seperti ikan wader, belida, tawes, manggabai, dan masih banyak lagi.

Related News