• 9 May 2026

Vanila Indonesia Diburu Pasar Amerika dan Eropa

uploads/news/2026/05/vanila-indonesia-diburu-pasar-98866fac94dfdac.jpg

Jagad Tani - Produk vanila asal Indonesia terus diminati pasar internasional, terutama Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa. Tingginya permintaan tersebut membuat pelaku usaha menjaga kualitas produk dan rantai pasok agar mampu memenuhi standar ekspor yang ketat.

Salah satu perusahaan yang aktif mengekspor vanila adalah PT Mignon Sista Internasional. Selain vanila, perusahaan tersebut juga menangani komoditas rempah dan hortikultura lain seperti pala, cengkeh, minyak atsiri, hingga manggis.

Baca juga: Catatan Petani tentang Beras Organik dan Non-Organik

Direktur Utama Liana Hardiyanto mengatakan, kualitas produk menjadi faktor utama agar komoditas Indonesia mampu bersaing di pasar global dan tidak mengalami penolakan di negara tujuan.

“Kami berusaha menjaga kualitas agar customer tidak kecewa dan memastikan rantai pasok dari petani tetap terjaga dengan baik sehingga produk tidak mengalami penolakan di negara tujuan,” ujar Liana sebagaimana dikutip dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sabtu (09/05).

Menurutnya, bahan baku vanila diperoleh dari berbagai daerah di Indonesia, terutama wilayah Indonesia timur yang dikenal sebagai sentra penghasil vanila berkualitas.

Untuk menjaga mutu produk, proses penanganan dilakukan mulai dari penyimpanan hingga pengolahan minimal berupa pengeringan vanila bean. Standar sanitasi dan keamanan pangan juga menjadi perhatian penting karena pasar ekspor sangat sensitif terhadap cemaran biologis, kimia, maupun fisik pada produk pangan.

Selain vanila, perusahaan tersebut juga mengekspor buah manggis ke China. Produk hortikultura yang dikirim telah melalui proses pencucian, penirisan, dan pembersihan sebelum dipasarkan.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto mengatakan, kualitas penanganan produk pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Dalam kunjungannya ke fasilitas perusahaan, ia meninjau langsung proses penanganan vanila dan komoditas ekspor lainnya. Menurutnya, pengawasan terhadap sanitasi gudang dan keamanan pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar produk tetap memenuhi standar perdagangan global.

PT Mignon Sista Internasional sendiri telah mengantongi Sertifikat Penerapan Penanganan yang Baik Pangan Segar Asal Tumbuhan (SPPB-PSAT) dengan level sanitasi higienis level 1 yang berlaku hingga 2028. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu pendukung dalam menjaga konsistensi mutu produk ekspor Indonesia.

Related News