• 27 May 2026

Indonesia Kembali Berpeluang Ekspor Udang ke Arab

uploads/news/2026/05/indonesia-kembali-berpeluang-ekspor-290203c5e3e6c17.jpg

Jagad Tani - Udang dan produk udang Indonesia kembali berpeluang untuk di ekspor ke Arab Saudi, setelah otoritas makanan dan obat Arab Saudi, yaitu Saudi Food and Drug Authority (SFDA), menyetujui usulan Indonesia untuk membuka lagi izin ekspor udang dan produk udang Tanah Air.

“Keputusan SFDA yang membuka kembali izin ekspor udang dan produk udang dari Indonesia merupakan kabar baik. Dengan terbukanya peluang tersebut, kami mengajak eksportir udang dan produk udang untuk kembali menggencarkan ekspor ke Arab Saudi,” ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (27/05).

Baca juga: Panen Udang Vannamei Kebumen Hasilkan 40 Ton/Hektare

Sebelumnya semenjak 7 September 2025 lalu, ekspor udang dan produk udang Indonesia ke Arab Saudi sempat terhenti akibat isu terkontaminasinya udang Indonesia dengan Cesium 137, sehingga membuat pihak SFDA menangguhkan izin dari empat eksportir Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Fajarini Puntodewi, Indonesia akan membuka dialog dengan SFDA untuk merespons hal tersebut dan akan menyampaikan laporan yang mendukung keamanan produk udang Indonesia agar bisa kembali masuk ke Arab Saudi.

“Kini, berdasarkan keputusan terbaru SFDA, izin keempat eksportir tersebut telah kembali aktif,” terang Puntodewi.

Upaya membuka kembali ekspor udang dan produk udang ke Arab Saudi disinergikan Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia dengan Task Force Cesium 137.

Hingga saat ini, Indonesia sudah memiliki 63 perusahaan produk ikan dan 18 perusahaan produk olahan ikan yang terdaftar di SFDA. Pihak SFDA mengizinkan semua perusahaan tersebut untuk ekspor ke Arab Saudi dengan mengikuti prosedur sertifikasi bebas Cesium 137 yang diterapkan ke Amerika Serikat.

Related News