Inovasi Johan Irawan, Ubah Singkong Jadi Gula
Jagad Tani - Jika selama ini singkong diolah menjadi getuk, tape, hingga keripik, namun ditangan Johan Irawan, produk olahan singkong berhasil diubah menjadi produk gula cair yang bernilai ekonomis.
Bahkan gula singkong cair dari Desa Punggelan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) itu kini mulai diminati pasar nasional sebagai alternatif pemanis alami yang lebih sehat.
Baca juga: Sentra IKM Olahan Pisang Manggarai Timur Dikembangkan
Melansir dari keterangannya di laman resmi Kabupaten Banjarnegara, Johan menyampaikan, bahwa dalam satu bulan dia bisa memproduksi 3 hingga 4 ton gula singkong cair.
Jumlah tersebut ditujukan untuk memenuhi pesanan konsumen dari berbagai daerah di Indonesia, seperti di Kalimantan Timur, Riau, Lampung, Jawa Timur, DIY dan Jawa Tengah.
“Pesanan paling banyak dari Kalimantan Timur, terutama di Tenggarong karena di sana untuk membuat produk sirup,” ungkapnya, dikutip Selasa pagi (7/7).
Lebih lanjut Johan mengatakan, jika gula singkong ini yang diproses menjadi gula itu adalah tapiokanya. Tapioka tersebut kemudian diolah melalui dua kali proses, liquifikasi dan sakarifikasi.
Dalam hasil uji nilai gizi, untuk takaran saji 15 gram gula singkong cair ini mengandung energi total sebesar 50 kilokalori, dengan 0 gram lemak dan protein. Kandungan karbohidrat total tercatat 12 gram, termasuk gula sebesar 6 gram, serta natrium sebesar 4 miligram.
“Liquifikasi itu untuk mecah tapioka menjadi cair, lalu sakarifikasi untuk perendaman agar gula itu muncul, terutamanya di fruktosanya,” terang Johan.
Menurutnya, gula singkong cair buatannya ini memiliki tingkat kemanisan dua kali lipat jika dibandingkan gula biasa. Meski lebih manis, gula singkong cair ini tidak mengubah aroma maupun rasa asli dari makanan dan minuman yang dicampurkan.
“Gula singkong cair ini pastinya lebih sehat karena alami dan rendah kalori, tidak menimbulkan efek samping yang buruk. Sangat cocok untuk berbagai olahan kuliner tanpa merusak cita rasa aslinya,” pungkas Johan.

