• 8 August 2026

Manfaat Mengonsumsi Ikan Berlemak untuk Kesehatan Jantung

uploads/news/2026/08/manfaat-mengonsumsi-ikan-berlemak-39539c16a9b1008.jpg

Jagad Tani - Jika selama ini buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dikenal bagus untuk menjaga kesehatan jantung. Ternyata, ikan berlemak seperti salmon, mackerel, sarden, dan trout, juga menjadi jenis makanan yang baik buat jantung. 

Hal ini dikarenakan jenis ikan berlemak, kaya akan asam lemak omega-3, terutama EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic). Di mana kandungan tersebut bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular.

Baca juga: Tanaman yang Indonesia Banget, Padahal dari Luar

Melansir dari Eating Well, pakar irama jantung, Rajesh S. Banker, mengatakan bahwa omega-3 dalam ikan berlemak bisa membantu mendukung kadar kolesterol baik (HDL) yang berperan membawa kelebihan kolesterol jahat (LDL) dari aliran darah menuju hati untuk kemudian dikeluarkan dari tubuh.

“Ikan berlemak dapat membantu meningkatkan HDL dan menjaga aliran darah yang sehat dan lancar melalui arteri," ungkap Rajesh.

Sementara itu, Muzamil Khawaja, yang merupakan seorang Ahli kardiologi bersertifikasi, menjelaskan bahwa manfaat ikan berlemak bagi jantung tidak berhenti pada kolesterol, dan trigliserida menjadi salah satu jenis lemak dalam darah yang perlu diperhatikan.

Dilanjutkan Muzamil, EPA dan DHA pada ikan berlemak bisa membantu mengurangi produksi partikel kaya trigliserida yang disebut VLDL oleh hati. Walaupun tubuh membutuhkan trigliserida sebagai sumber energi. Namun, jika kadarnya terus-menerus tinggi, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

“Asam lemak omega-3 dalam ikan berlemak, EPA dan DHA, mengurangi produksi partikel kaya trigliserida yang disebut VLDL oleh hati. Trigliserida tinggi merupakan faktor risiko independen untuk penyakit jantung," jelasnya dikutip dari Antara, Sabtu (8/8). 

Tentunya, jelas Muzammil, hal tersebut sangat umum terjadi pada orang dengan resistensi insulin atau sindrom metabolik, sehingga menurunkan trigliserida secara signifikan bisa mengurangi risiko kardiovaskular.

Selain kolesterol dan trigliserida, peradangan kronis juga menjadi salah satu faktor yang bisa mengganggu kesehatan jantung. Pada peradangan tingkat rendah yang berlangsung dalam jangka panjang, dapat merusak lapisan pembuluh darah.

Peradangan ini juga berperan dalam setiap tahap aterosklerosis, yakni penyempitan arteri akibat penumpukan plak. Adapun Omega-3 yang terdapat dalam ikan berlemak, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dapat membantu menstabilkan sistem pembuluh darah dan menurunkan risiko jantung.

Selain itu, Rick Snyder  yang merupakan seorang dokter spesialis jantung bersertifikat sekaligus Presiden Heart Place menyebutkan bahwa asam lemak omega-3 turut membantu menjaga pembuluh darah tetap fleksibel dan sehat.

“Meskipun ikan berlemak bukanlah pengganti obat ketika dibutuhkan, memasukkannya secara teratur sebagai bagian dari diet seimbang berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular jangka panjang," terang Snyder.

Walaupun ikan berlemak memberi banyak manfaat, para ahli juga mengingatkan jika tidak ada satu jenis makanan yang bisa sepenuhnya menghilangkan risiko penyakit kardiovaskular, karena risiko penyakit jantung bisa dipengaruhi oleh gaya hidup, faktor genetik, dan riwayat keluarga.

Muzamil menyampaikan, pilihan makanan sehari-hari berkaitan erat dengan banyak faktor yang memengaruhi kesehatan jantung, mulai dari kadar kolesterol dan trigliserida, tekanan darah, gula darah, sensitivitas insulin, berat badan, bahkan tingkat peradangan dalam tubuh.

“Apa yang Anda makan secara langsung membentuk kadar kolesterol dan trigliserida Anda, tekanan darah, gula darah dan sensitivitas insulin, berat badan, dan bahkan tingkat peradangan yang beredar di pembuluh darah Anda," tukasnya.

Related News