Ikan Terbang Sulawesi Selatan Terbang ke Karibia
Jagad Tani - Komoditas perikanan asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni ikan terbang, kini bukan hanya mampu menjangkau pangsa pasar di kawasan Asia saja, tapi juga mampu mencapai wilayah kepulauan Karibia.
Setidaknya, ada sebanyak 28 ton ikan terbang beku (frozen flying fish) yang siap diberangkatkan menuju Saint George's, Grenada, setelah melalui pengawasan stuffing oleh petugas Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulsel).
Baca juga: Hasilkan Cuan Hingga Rp8 Juta/Bulan dari Kamar
Komoditas yang dikemas dalam 2.800 master carton (MC) tersebut melalui serangkaian pemeriksaan sebelum diberangkatkan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan komoditas telah memenuhi persyaratan karantina dan ketentuan yang ditetapkan negara tujuan.
Menurut Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, keberhasilan memasuki pasar baru ini harus diikuti dengan konsistensi dalam memenuhi persyaratan negara tujuan, sehingga komoditas unggulan daerah semakin berdaya saing.
“Tugas kami memastikan setiap pengiriman telah memenuhi persyaratan negara tujuan sehingga produk dapat diterima dengan baik dan proses ekspor berjalan lancar,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa pasar yang semakin luas ini tentu akan menjadi peluang yang sangat baik bagi komoditas perikanan asal Sulawesi Selatan. Kesesuaian jenis dan jumlah komoditas yang dikirim juga harus dilengkapi oleh dokumen yang lengkap.
Selain itu, kondisi kemasan, sanitasi dan kelayakan kontainer, serta suhu penyimpanan turut menjadi perhatian untuk memastikan kondisi mutu produk tetap terjaga selama proses pengiriman.
Tentunya melalui pengiriman produk ekspor ke Grenada, dinilai Sitti, menunjukkan semakin luasnya peluang pasar dan terbukanya akses hingga kawasan Karibia ini jadi peluang yang perlu terus dijaga lewat konsistensi pemenuhan persyaratan dan kualitas produk.
Pihaknya dinilai siap memberi pelayanan dan pendampingan kepada pelaku usaha yang ingin mengembangkan pasar ekspor. Pemenuhan persyaratan sejak awal menjadi penting untuk meminimalkan hambatan ketika produk tiba di negara tujuan.
“Ketika persyaratan terpenuhi dan kepercayaan pasar dapat kita jaga, peluang ekspor berikutnya akan semakin terbuka. Harapannya, tidak hanya Grenada, tetapi semakin banyak negara yang menjadi tujuan komoditas unggulan Sulawesi Selatan,” tukasnya.

