Jagad Tani - Domba Garut (Ovis aries) yang selama ini menjadi ciri khas dan unggulan dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, bisa terus dikembangkan kelestariannya melalui kontes ternak domba, selain itu juga bisa menjaga kualitas dan daya saing dalam usaha peternakan.
Dyah Savitri selalu Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut menjelaskan bahwa kontes ternak menjadi salah satu sarana untuk memberi apresiasi sekaligus mengidentifikasi ternak unggulan yang dapat mendukung pengembangan bibit berkualitas.
Baca juga: Ayam DOC Pandeglang Dilakukan Audit Resertifikasi
Dilanjutkan Dyah, bersama Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) gelaran kontes ternak selama ini sudah jadi agenda tahunan, sebagai upaya memperkuat pelestarian, pengembangan, peningkatan mutu dan promosi domba Garut.
"Kontes juga menjadi momentum mempertemukan peternak, komunitas, juri dan para pemangku kepentingan untuk menunjukkan kualitas domba Garut sekaligus mendorong peningkatan daya saing usaha peternakan rakyat," jelasnya.
Dilanjutkan bahwa, domba Garut memiliki nilai ekonomi serta nilai budaya dan kekayaan genetik yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Jawa Barat, sehingga upaya pengembangannya harus dilakukan secara berkelanjutan lewat langkah-langkah strategis.
Adapun langkah yang dilakukan, yakni seperti pelestarian dan pengembangan sumber daya genetik, peningkatan kualitas pembibitan, penguatan kapasitas dan kompetensi peternak, peningkatan kualitas pakan dan efisiensi usaha, hingga penguatan kelembagaan dan jejaring peternak.
"Melalui pembinaan dan pendampingan, peternak didorong untuk meningkatkan kemampuan dalam manajemen pemeliharaan, reproduksi, pakan, kesehatan hewan, serta pencatatan ternak," tegasnya.
Untuk saat ini, populasi domba di Garut mencapai 658.951 ekor, jumlah yang cukup banyak untuk menjadi modal dalam pengembangan peternakan rakyat serta peluang dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu, sambungnya, juga bisa menciptakan lapangan kerja, penyediaan sumber pangan dan memperkuat ekonomi desa. Sehingga pengembangan domba Garut harus dilakukan secara kolaborasi dari peternak, komunitas, dunia usaha, akademisi, lembaga pembiayaan, dan organisasi peternak.
"Potensi populasi dan basis peternak yang kuat, domba Garut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut," pungkasnya.

