Rawageni Farm Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan RW
Jagad Tani - Kelompok Tani Lahan Hijau Rawageni Farm, yang berlokasi di RW 01 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, mulai menunjukkan hasil budidaya cabai di lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi.
Panen cabai tersebut dinilai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Dadan Rustandi, sebagai contoh pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Baca juga: Ayam DOC Pandeglang Dilakukan Audit Resertifikasi
“Ini sudah dibuktikan oleh RW 001, Pak Jaelani. Bisa panen cabai dan berhasil. Di lahan sekitar 1.000 meter ini penuh cabai dan hasilnya bagus,” terang Dadan saat menghadiri panen cabai perdana Rawageni Farm, Jumat (25/09).
Menurutnya budidaya cabai memiliki sejumlah tantangan, mulai dari serangan hama hingga kondisi cuaca. Oleh karena itu, tanaman cabai membutuhkan pemeliharaan secara rutin agar dapat tumbuh dan menghasilkan panen secara optimal.
Keberhasilan Rawageni Farm, lanjut Dadan, jadi contoh bagi untuk mengembangkan budidaya cabai di lingkungan RW. “Ini bisa menjadi contoh. Mudah-mudahan RW-RW lain di seluruh Depok bisa mengikutinya,” jelas Dadan.
Dadan menambahkan, pembudidayaan cabai berkaitan dengan upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu menjaga kestabilan harga. Sebab cabai menjadi salah satu komoditas pangan yang harganya seringkali mengalami kenaikan ketika pasokan terbatas.
Bahkan hasil panen Rawageni Farm dijual sekitar Rp65.000 per kilogram, sedangkan harga cabai di pasaran saat ini berada di kisaran Rp90.009 per kilogram. “Artinya ada perbedaan yang cukup besar. Ini bisa membantu masyarakat, sehingga ketahanan pangan kita tetap terjaga,” tukasnya.
Sementara itu, Agus Gojali, Direktur RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki lahan terbuka sekitar 1.500 meter persegi yang berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya cabai di lingkungan RSUD KiSA.
“Kami ingin bekerja sama, nanti tetap ada yang membina di sana, termasuk dari segi pemupukan dan lainnya. Pendampingannya gratis,” terang Agus Gojali.
Lahan tersebut punya potensi untuk dimanfaatkan menanam hingga sekitar 1.500 pohon cabai. Pemanfaatan lahan terbuka ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan pertanian produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kota Depok.
“Kita punya lahan sekitar 1.500 meter yang bisa dimanfaatkan. Itu bisa untuk sekitar 1.500 pohon cabai,” pungkas Agus.

