• 24 July 2024

Ini Jenis-jenis Ayam Kampung Populer

uploads/news/2021/10/ini-jenis-jenis-ayam-kampung-98796f335c6b608.jpeg

Baik untuk keperluang pedaging maupun petelur, ayam ini bisa digunakan sebagai sumber bibit bagi penyediaan Day Old Chicken (DOC) ayam kampung.

Ayam kampung merupakan salah satu jenis ayam yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Pasarnya yang masih tinggi dibanding jenis ayam lainnya, ayam ini memiliki citra rasa khas menjadi favorit masyarakat. Apalagi, ayam kampung dikenal lebih sehat sebab daging dan telurnya mengandung rendah kolesterol. Dari segi perawatan, ternak ayam kampung tidak memakan biaya besar, karena lebih hemat harga pakannya dan mudah dipelihara di hampir semua tempat dalam kondisi lingkungan terbatas sekalipun.

Baca juga : 4 Fakta Unik Ayam Cemani

Munculnya ayam kampung berasal dari ayam liar atau hutan. Pun, nenek moyang ayam kampung sudah dibudidayakan sejak ribuan tahun oleh masyarakat Indonesia. Di zaman kerajaan Kutai, ayam hutan dipelihara dan dipersembahkan untuk Raja. Karena rasa dagingnya disukai raja, hingga kini ayam tersebut dibudidayakan serta diternakkan.

Sebab kepopulerannya yang telah tersebar ke seluruh penjuru nusantara, unggas ini pun memiliki varietas di masing-masing daerah. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut jenis-jenis ayam kampung populer versi Jagadtani.

Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB)

Source photo by : Sapta Pratama

Ayam kampung asli hasil riset Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian ini pertama kali diteliti tahun 1997-1998 pada ayam kampung yang indukannya berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat. Keunggulan ayam kampung ini mampu bertelur sebanyak 160-180 butir per tahunnya. Arga Septian, peternak muda ayam kampung asli yang berlokasi di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten menjelaskan ayam kub terkenal dengan daya tahan tubuhnya yang kuat dan lebih tahan terhadap penyakit, sehingga memudahkan peternak dalam perawatannya. Baik untuk keperluang pedaging maupun petelur, ayam ini bisa digunakan sebagai sumber bibit bagi penyediaan Day Old Chicken (DOC) ayam kampung. Saat umurnya sekitar lima bulan, bobot ayam kub berkisar 1.200 – 1.600 gram.

Baca juga : Tips Memulai Bisnis Ayam KUB

Ayam Sentul

Source photo by : ditjenpkh.pertanian.go.id

Ayam sentul merupakan ayam kampung yang berasal dari Kabupaten Ciamis. Ayam satu ini menjadi plasma nutfah dari Ciamis yang hingga kini masih di lestarikan. Warna bulunya abu-abu kombinasi seperti emas, geni dan sebagainya. Bobot jantan dewasa sekitar 1,5–3,5 kilogram sedangkan betina sekitar 0,8-2,2 kilogram. Ayam sentul ini setiap tahunnya mampu menghasilkan telur kisaran 85-200 butir telur.

Ayam Merawang

Source photo by : ditjenpkh.pertanian.go.id

Ayam khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini merupakan ayam lokal. Pada masa penjajahan Belanda, 300 tahun yang lalu ayam merawang pertama kali dibawa oleh seorang penambang dari daratan China ke Indonesia. Produksi telur ayam ini lebih tinggi sekitar 165 butir telur per tahunnya, dengan bobot jantan rata-rata 1,9-3,1 kilogram dan betina 1,35-2,5 kilogram. Kandungan rendah lemak dan nilai gizi baik pada telurnya menjadikan ayam ini unggul dibandingkan unggas lainnya. “Ayam merawang saat ini sudah banyak dibudidayakan peternak lainnya, ayam buras ini ciri-ciri bulunya berwarna dominan cokelat, kuning keemasan dan merah,” ucap Arga, kepada Jagadtani melalui pesan singkat.

Baca juga : Mengenal Budidaya Ayam Joper

Ayam Pelung

Ayam pelung merupakan ayam asli Indonesia yang dipelihara masyarakat Cianjur. Ayam ini memiliki tiga sifat genetik yaitu suara berkokok panjang dan mengalun, bentuk badan yang besar dan pertumbuhannya cepat. Bobot ayam jantan jenis pelung ini mencapai 3,7-5,85 kilogram, sedangkan betina 2,7-4,15 kilogram. Menurut hasil pengamatan, ayam pelung dalam memproduksi telur sebanyak 23-84 butir telur per 147 hari.

Related News