• 25 July 2024

Waspada Penyakit pada Ayam Kampung

uploads/news/2021/11/waspada-penyakit-pada-ayam-1928917f305f599.jpg

“Penyakit yang umum terkena ayam kampung tidak terlalu banyak. Untuk itu perawatannya harus selalu di jaga, jangan sampai perawatannya kurang seperti kandang basah dan lembab"

Dalam usaha ternak ayam kampung yang sangat penting diperhatikan oleh para peternak adalah pengendalian penyakit, sebab penyakit dapat menimbulkan kerugian yang sangat tinggi bagi peternak. Namun Sahabat Tani tidak perlu khawatir, jika merawatnya dengan penuh kesabaran dan tekun Sahabat Tani akan dengan mudah melewati kendala-kendala tersebut.

Baca juga: Ini Alasan Pemuda Beternak Ayam Kampung

Untuk itu, Sahabat Tani perlu mengetahui beberapa jenis penyakit yang bisa menyerang kesehatan ayam. Penyakit ayam bisa menimbulkan kematian, terutama penyakit tetelo dan penyakit flu burung. Kedua penyakit ini belum ada pengobatannya, yang ada baru vaksinnya, sehingga kedua penyakit ini dalam usaha ternak perlu dilakukan pencegahan.

Menurut Arga Septian, salah satu peternak ayam kampung asli di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, ada beberapa penyakit ayam kampung yang perlu Sahabat Tani patut waspadai.

“Penyakit yang umum terkena ayam kampung tidak terlalu banyak. Untuk itu perawatannya harus selalu di jaga, jangan sampai perawatannya kurang seperti kandang basah dan lembab. Untuk penyakitnya ada penyakit CRD atau snot atau ngorok dan penanggulangannya juga tidak terlalu sulit,” ucap pria yang akrab dipanggil Arga itu saat ditemui Jagad Tani baru-baru ini.

Baca juga: Demi Melestarikan Ayam Kampung Asli

Adapun penyakit snot disebabkan oleh bakteri, dan penyakit ini bisa menyerang pada ayam semua umur. Tanda-tanda penyakit ini adalah mula-mula pada lubang hidung keluar cairan agak encer, lama-lama mengental dan ayam sering bersin, nafsu makan menurun, di sekitar lubang hidung biasanya agak membengkak.

Untuk pengobatannya, Sahabat Tani bisa gunakan sterptomycin. Sedangkan untuk pencegahannya, Sahabat Tani harus hindari ayam memakan jeroan atau bangkai. “Namun kalau untuk ayam kampung saya bila terkena penyakit tidak pakai bahan kimia, pakainya herbal, jadi menjaga kualitas daging ayamnya biar tetap gurih,” ungkapnya.

Baca juga: Ini Kandang Ideal Ternak Ayam Kampung

Related News