• 6 December 2022

Tips Agar Tabulampot Cepat Berbuah

“Pupuk itu sangat mempengaruhi sekali ke hasil tanaman..”

Beragam cara dilakukan agar tabulampot cepat berbuah. Beberapa petani mungkin seringkali mengalami tanaman buah terlihat subur karena daunnya tumbuh lebat namun belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berbuah. Menurut Septi, pemilik Central Agro Tani 1 di Ngemplak, Sleman, hal ini seringkali terjadi di kalangan petani dan salah satu penyebabnya bisa saja berasal dari kesalahan petani dalam merawat tabulampot tanaman buah. Untuk itu, Septi memberikan beberapa tips agar petani sukses menanam tabulampot buah.

Hal pertama yang perlu Sahabat Tani perhatikan agar tambulampot cepat berbuah adalah tanaman buah harus tumbuh pada daerah dengan iklim yang sesuai dengan karakteristiknya. Misalnya, jenis strawberry akan rajin berbuah jika ditanam di daerah dingin dan kurang cocok ditanam di daerah panas atau dataran rendah. Jangan sampai tanaman dataran tinggi di tanam di dataran rendah, begitupun sebaliknya.

Kemudian, Sahabat Tani sangat dianjurkan untuk membeli bibit di tempat yang terpecaya dengan mengetahui bagaimana cara petani tersebut merawat bibit-bibit tersebut. Dengan mengetahui varietas dan asal usul bibit yang jelas, maka dapat menghilangkan salah satu penyebab tanaman tidak berbuah.

Baca juga: Ini Tahapan Panen Budidaya Porang

Tidak hanya itu, penggunaan media tanam juga patut diperhatikan. Media tanam terdiri atas tanah, pupuk kandang, kompos, dan bahan lain sebagai tambahan. Katanya, media tanam sangat berpengaruh sehingga Sahabat Tani harus memahami jenis campuran media yang cocok untuk suatu tanaman buah.

Selanjutnya, tanaman pasti membutuhkan hara dan nutrisi juga harus cukup. Untuk itu, dibutuhkan pemupukan secara rutin misalnya penggunaan pupuk organik dan pupuk kimia. Pupuk organik tidak saja aman untuk lingkungan namun juga aman untuk kesehatan tubuh dikarenakan tidak mengeluarkan residu. Pupuk organik ini dapat berbentuk kompos organik.

“Pupuk itu sangat mempengaruhi sekali ke hasil tanaman. Kalau pupuk organik, dia itu pelan atau lambat. Dia bertahap dan pelan prosesnya. Tapi penggunaan kimia juga tidak masalah, selama nanti hasil buah dan sayur tersebut kita cuci dengan bersih dan diolah lagi jadi tidak bikin kita keracunan,” ungkapnya kepada Jagad Tani.

Kata Septi, ada rahasia lainnya yang harus Sahabat Tani perhatikan saat pemberian pupuk pada tabulampot. Pemberian pupuk tidak hanya asal beri saja, melainkan harus sesuai dengan kadar yang dibutuhkan tanaman.

Pada intinya tanaman membutuhkan unsur hara makro yaitu N (Nitrogen), P (Fosfor), dan K (Kalium) serta unsur hara mikro seperti Ca (Kalsium), Mg (Magnesium), dan S (Sulfur). Pastikan waktu dan cara pemberiannya tepat agar tanaman dapat memanfaatkan pupuk secara maksimal.

“Jenis pupuk kan ada banyak sekali ya. Jadi untuk awal-awal pemupukan itu menggunakan pupuk 255 NPK nya. Kalau untuk mempercepat pertumbuhan itu N nya lebih tinggi, P dan K nya lebih rendah. Tapi kalau untuk cepat pembuahan dan pembungaan itu naikkan kadar P dan K nya, N nya harus sedikit. Soalnya nanti nutrisinya masuk ke bunga dan buah,” jelas Septi.

Untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar cepat berbuah, Sahabat Tani bisa pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup agar sistem fotosintesisnya berjalan lancar. Selain itu, lakukan perawatan secara intensif agar tanaman terhindar dari serangan hama dan penyakit sehingga tabulampot cepat berbuah.

Baca juga: Ini Bedanya Pupuk Organik dan Kimia

Related News