• 21 January 2026

Prediksi Tanaman Hias Terlaris Indonesia Tahun 2026

uploads/news/2026/01/prediksi-tanaman-hias-terlaris-72654f533bddca1.jpeg

Jagad Tani - Tren tanaman hias di Indonesia memang tak lagi sesemarak pada saat masa pandemi. Namun dari situ ada sisi menariknya, memasuki tahun 2026, perkembangan pasar tanaman hias bisa jadi akan bergerak menuju tanaman yang punya nilai estetika, mudah dirawat, dan konsisten dicari pasar.

Dalam pengamatan Jagad Tani, ada sejumlah tanaman hias yang diprediksi akan berpeluang besar laris di pasar Indonesia sepanjang tahun 2026, sekaligus membuka peluang usaha yang realistis bagi petani, pecinta, hingga pelaku usaha tanaman hias.

Baca juga: 10 Provinsi Penghasil Daging Sapi Terbesar Indonesia

1. Philodendron 

Tanaman hias yang satu ini memiliki varian berdaun unik, baik hijau solid maupun kombinasi warna, terus dicari karena fleksibel ditempatkan di sudut rumah, kafe, hingga ruang kerja.

Karakter daunnya yang beragam membuat tanaman ini mudah menyesuaikan diri dengan berbagai konsep interior. Tidak heran jika permintaannya relatif stabil dari waktu ke waktu.

Dari sisi pelaku usaha, Philodendron memiliki keunggulan karena mudah diperbanyak, cepat tumbuh, dengan pangsa pasar yang masih terbuka luas. Sehingga cocok juga untuk dijadikan sebagai tanaman usaha tanpa harus bergantung pada tren yang berkembang di pasaran.

2. Aglaonema

Aglaonema merupakan tanaman hias yang selalu bertahan dari berbagai siklus dan tren tanaman hias. Di tahun 2026, tanaman ini diperkirakan masih akan terus diminati, terutama untuk hunian dan perkantoran yang membutuhkan sentuhan hijau namun minim perawatan.

Tentu peluang usaha Aglaonema ada pada kualitas dan konsistensi, bukan varian mahal.

Situasi ini membuka ruang bagi pelaku usaha untuk bermain di kualitas, bukan hanya di varietas langka, hal ini juga membuka ruang bagi petani lokal untuk bermain di volume menengah dengan kualitas terjaga.

3. Alocasia dan Calathea

Alocasia dan Calathea akan terus naik daun seiring meningkatnya minat masyarakat pada tren interior bernuansa tropis dan natural. Daunnya yang artistik menjadi sebuah daya tarik yang memberi kesan hidup pada ruangan.

Meski memerlukan perhatian lebih dalam perawatannya, kedua jenis ini tanaman tetap menarik bagi pelaku usaha yang menyukai proses pembudidayaan dengan penuh ketelatenan.

Pasarnya mungkin tidak sebesar tanaman lain, namun tetap memiliki ceruk pasar di mata para pecintanya.

4. ZZ Plant

Zamioculcas zamiifolia atau ZZ Plant, diperkirankan akan menjadi tanaman mass market yang cukup kuat di tahun 2026. Kenapa demikian? karena tanaman ini mudah dirawat, tahan kondisi ekstrem, dan mapu bertahan di kondisi cahaya yang terbatas.

Dari sisi bisnis, ZZ Plant sangat menjanjikan untuk skala UMKM. Produksinya bisa direncanakan, risiko relatif rendah, dan peluang pasar yang masih terbuka. Sehingga menjadikan tanaman ini memiliki peluang yang besar di bursa tanaman hias tahun 2026.

5. Miana

Miana atau Coleus mungkin terlihat sederhana, tetapi justru di situlah peluangnya. Warna daun yang mencolok dan kemudahan perbanyakan membuat tanaman ini kembali dilirik, terutama untuk taman rumah dan proyek lanskap skala kecil.

Sebagai tanaman hias yang tidak memerlukan modal yang besar, dan masa tanam yang cukup singkat. Miana sangat cocok bagi Sahabat Tani yang ingin masuk bisnis tanaman hias tanpa risiko besar.

Tahun 2026 tampaknya akan menjadi fase di mana usaha tanaman hias berjalan dengan lebih natural, tidak lagi berbicara soal tren, melainkan soal ruang pada proses dan kualitas. Bagi sebagian pelaku, kondisi ini tentu akan menghadirkan ketenangan.

Tanaman yang mudah dirawat, berumur panjang, dan konsisten dicari pasar menjadi pilihan yang terasa masuk akal.

Meski pasar tanaman hias sudah tidak seramai pada saat masa pandemi, akan tetapi pangsa pasarnya masih tetap hidup selama kebutuhan akan ruang yang nyaman dan hijau masih ada. Selama itu pula peluang usaha tanaman hias akan terus tumbuh, mengikuti ritme zamannya sendiri.

Related News