• 28 February 2024

Pahami Kebiasaan Pola Makan Ikan Patin

"Kalau soal pakan dia memang rakus karena mulutnya yang besar dan selalu tebuka nah pada saat terbuka itu harus ada makananan yang masuk kalau tidak dia akan memakan temannya sendiri"

Siapa yang tidak kenal dengan ikan mirip hiu ini? Ikan patin yang mempunyai nama latin Pangasius hypothalmus berasal dari sungai-sungai di Kalimantan, pulau Sumatra dan pulau Jawa. Selain dijadikan konsumi, Banyak juga yang memelihara ikan patin sebagai ikan hias karena ikan patin dapat berukuran monster alias besar yang cocok dipelihara di akuarium besar ataupun kolam.

Ikan patin merupakan ikan omnivora atau pemakan segalanya. Namun, pada fase larva, ikan ini cenderung bersifat karnivora. Pada fase larva, ikan akan bersifat kanibal yang suka memangsa jenisnya sendiri.

Baca juga: Perkasanya Ikan Patin Perkasa

Kanibalisme tersebut bisa muncul ketika jumlah pakan yang tersedia kurang. Larva tidak segan-segan untuk memangsa kawannya sendiri. Oleh karena itu, dalam budidaya ikan patin, larva ikan tidak boleh terlambat diberikan pakan.

Pakan yang diberikan untuk ikan akan berubah seiring dengan pertambahan umur dan perkembangannya. Larva patin berumur 0—2 hari belum diberikan pakan tambahan karena larva masih memiliki cadangan makanan berupa kuning telur yang masih menempel di perut.

Djoyo Hadi Saputra, Pembudidaya ikan patin yang memiliki farm di daerah Cilangkap Jakarta Timur menjelaskan siklus makan ikan patin yang dikenal harus makan tiap beberapa jam sekali dalam sehari.

Baca juga: Mengenal Karakter Kunci Keberhasilan Ikan Hias

“Setelah berumur 2-7 hari, larva patin diberikan pakan telur Artemia sp. Selanjutnya, pada umur 7-15 hari, larva diberikan pakan cacing sutera atau Tubifex sp. Setelah larva berumur 15-30 hari, larva sudah bisa diberikan pelet berbentuk tepung dengan kandungan protein minimal 40 persen,” jelasnya.

Di habitat aslinya, ikan patin akan memakan ikan kecil, cacing, udang-udangan, moluska, serangga, dan biji-bijian. Berdasarkan pakan yang bisa dimakan, ikan ini tergolong ikan pemakan segala (omnivora).

“Patin itu kan sebenarnya masih sama dengan keluarga lele jadi memang makannya rakus dan kanibal, tapi dia kanibal pas umur larva sampai remaja aja, setelah itu dia nggak akan kanibal lagi, dan kalau soal pakan dia memang rakus karena mulutnya yang besar dan selalu tebuka nah pada saat terbuka itu harus ada makananan yang masuk kalau tidak dia akan memakan temannya sendiri,” tutur Bapak anak satu itu.

Baca juga: Jenis Ikan Penunda Lapar

Related News