• 2 March 2024

Budidaya Labu Madu Ketahanan Pangan Kelurahan Cipinang

Jagadtani - Labu Madu dengan segudang manfaat menjadi budidaya yang dipilih oleh Kelas Berkebun Taman Kuda Laut RW 018 - Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung - Jakarta Timur.

Pemilihan budidaya Labu Madu tidak lepas dari keikutsertaan dalam program 'Lomba Tita' atau Timur Tanam Labu Madu 2023. Program yang diadakan tingkat Jakarta Timur ini diikuti seluruh perwakilan kelurahan. 

Dengan mengandalkan 20 pohon Pabu Madu, Kelas Berkebun Taman Kuda Laut RW 018 - Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung - Jakarta Timur sangat optimis untuk dapat meraih juara lomba Tita 2023.

Budidaya Labu Madu-Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"Budidaya Labu Madu-Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"

Watini SE.Msi selaku Lurah Cipinang mengatakan dukungan pada ikut sertanya kelas berkebun Taman Kuda Laut RW 018 hadir dari seluruh pihak dari Kecamatan, kelurahan hingga para warga yang aktif dalam melakukan budidaya Labu Madu. 

"Di Taman Kuda Laut RW 018 terdapat berbagai tanaman yang dapat dimanfaatkan dan tentunya menjadi langkah konkrit pada ketahanan pangan. Untuk saat ini budidaya sedang fokus pada Labu Madu yang memiliki banyak manfaat dengan kandungan nutrisi dan gizi sehingga dapat mengentaskan permasalah stunting."

Budidaya Labu Madu Dipilih Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"Budidaya Labu Madu Dipilih Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"

Ketahanan pangan menjadi kewajiban seluruh pihak, termasuk masyarakat dalam menghadapi krisis pangan global. Melalui Labu Madu yang dapat dibudidayakan dengan memanfaatkan lahan pekarangan menjadi salah satu langkah untuk mengatasi krisis pangan.

Labu Madu merupakan persilangan antara labu kuning (Cucurbita moschata) dan labu buttercup (C. maxima) yang dikembangkan oleh Richard W. Robinson pada 1989, kemudian tahun 2006 profesor Cornell dan pemulia tanaman Michael Mazourek melanjutkan mengembangkan kultivar hingga berhasil memasuki pasar Amerika Serikat pada tahun 2015

Pada kandungan Labu Madu terdapat vitamin A dan beta-karoten yang sangat baik (sekitar dua sampai tiga kali jumlah beta-karoten dari labu kuning). Labu dengan bentuk seperti lonceng inj juga terkandung vitamin B, kalsium, tembaga, besi, fosfor, kalium, dan seng.

Budidaya Labu Madu Dipilih Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"Budidaya Labu Madu Dipilih Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"

Untuk merawat Labu Madu yang kerap dianggap tumbuhan musim dingin tidak merepotkan. Hal ini diungkapkan Lydia selaku PJ Dasawisma Kelas Berkebun Taman Kuda Laut RW 018, hanya membutuhkan perhatian dalam menjaga pertumbuhan buahnya. 

"Pemberian pupuk dapat dilakukan setelah buah muncul, agar buah dapat tumbuh maka harus dibantu dalam proses perkawinan atau penyerbukan. Sebenarnya penyerbukan alami dapat terjadi pada Labu Madu, namun di sini serangga atau lebah yang membantu penyerbukan alami tidak banyak sehingga kami yang melakukannya sendiri." ungkap Lydia sebagai Pj Dasawisma.

Budidaya Labu Madu Dipilih Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"Budidaya Labu Madu Dipilih Kelas Berkebun Taman Kuda Laut"

Untuk masa panen, Labu Madu membutuhkan waktu 105 - 110 hari hingga buah berubah warna dari hijau menjadi orange. Hasil budidaya Kelas Berkebun Taman Kuda Laut RW 018 - Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung - Jakarta Timur diperkirakan akan dipanen pada akhir September 2023.

 

 

Related News